Jakarta () – Jelang pertemuan dengan lawan sulit di fase akhir penyisihan Grup A Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu (BATC) 2022, timnas putra memastikan akan menurunkan formasi pemain terbaik untuk menghadapi Korea Selatan di Selangor, Malaysia, Kamis.

Pelatih ganda putra Aryono Miranat memperkirakan laga besok bakal berlangsung sengit, karena masing-masing tim ingin memetik kemenangan agar jalan menuju ke semifinal makin lapang.

"Pertandingan lawan Korea besok sangat penting. Peluangnya seimbang 50-50. Kalau kami bisa menang, tiket ke semifinal itu rasanya makin dekat. Tetapi itu juga tidak mudah dan perlu perjuangan keras," kata Aryono lewat informasi tertulis PP PBSI, Rabu.

Korea punya modal kepercayaan diri yang tinggi, setelah mengalahkan India 5-0 pada hari pertama. Sementara Skuad Merah Putih mengatasi Hong Kong dengan 4-1.

Sebagai persiapan, timnas putra serius mempersiapkan diri dengan berlatih di Setia Badminton Hall. Porsi latihan selama dua jam sengaja dirancang untuk menghadapi tim Negeri Ginseng Kamis pagi.

"Kami sudah melakukan evaluasi, terutama untuk pemain ganda. Yang kemarin ada yang kurang-kurang, tentu akan diperbaiki. Yang pasti kami akan tampil dengan tim terbaik," Aryono menegaskan.

Sementara dari sektor tunggal, peta kekuatan antar kedua tim juga dipandang seimbang.

"Besok partai penting yang diharapkan bisa kami menangkan untuk mengamankan tiket ke semifinal lebih cepat. Karenanya tunggal putra juga akan menurunkan kekuatan terbaik," kata pelatih tunggal putra Harry Hartono.

Dari hasil evaluasi lawan Hong Kong, tiga pemain tunggal tampil bagus, padahal mereka sebagian besar baru pertama kali main di kejuaraan beregu senior. Mereka menampilkan permainan terbaik dan percaya diri.

"Yang makin menggembirakan, mereka bisa cepat beradaptasi dengan arena. Terutama Chico yang begitu percaya diri bisa mengalahkan Lee Cheuk Yiu, pemain yang sulit dikalahkan Anthony Ginting," pungkas Harry.

Baca juga: Chico ungkap kunci kalahkan Lee Cheuk di pertemuan perdana BATC

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © 2022