Sab. Jul 24th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

10 Cara Membangunkan Bayi yang Tepat untuk Menyusu

Jakarta

Bayi baru lahir umumnya memiliki jadwal tidur yang tak menentu. Sebab, mereka belum bisa membedakan waktu antara siang dan malam, Bunda.

Pola tidur ini perlu menjadi perhatian, terutama untuk menentukan waktu makan atau menyusui si Kecil. Saat bayi tidur, sebenarnya Bunda boleh membangunkannya ya.

Baca Juga : Pola Tidur Bayi 5 Bulan, Sudah Jarang Terbagun di Malam Hari

Kebanyakan bayi baru lahir mengalami penurunan berat badan dalam beberapa hari pertama setelah lahir. Untuk mengatasinya, bayi harus sering menyusui dan dibangunkan dari tidurnya.




Penulis buku What to Expect When You’re Expecting, Heidi Murkoff, mengatakan bahwa bayi baru lahir tumbuh dengan sangat cepat. Tubuhnya tak bisa banyak istirahat sehingga boleh dibangunkan untuk menyusu.

“American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan orang tua agar membangunkan bayinya untuk menyusu bila dia tidur lebih dari empat jam pada usia dua minggu pertama setelah lahir,” kata Murkoff, dilansir What to Expect.

Setelah bayi lahir, Bunda memang perlu membuat jadwal tidur dan makan selama empat minggu pertama. Setelah terbiasa dengan jadwal ini, bisanya bayi akan terbangun sendiri saat merasa lapar.

Manfaat membangunkan bayi

Membangunkan bayi untuk makan atau menyusu memberikan manfaat bagi si Kecil dan Bunda. Berikut manfaatnya:

1. Membuat bayi kenyang

Membangunkan bayi untuk makan dapat memuaskan rasa laparnya. Sebab, pengosongan perut bayi baru lahir terbilang cukup cepat.

2. Menambah berat badan

Bayi memiliki kebutuhan menyusui ASI sesuai usianya. Jika kebutuhan ini dipenuhi, maka berat badan bayi pun akan bertambah sesuai usianya.

3. Meningkatkan produksi ASI

Sering menyusui bayi membuat produksi ASI Bunda meningkat. Selain itu, kebiasaan ini juga bisa mencegah masalah menyusui, seperti payudara bengkak akibat ASI menumpuk.

“Jarang menyusui dapat memperlambat produksi ASI. Saat menyusui, ibu perlu menetapkan siklus permintaan dan pemenuhan untuk mengeluarkan ASI dalam jumlah yang tepat sesuai kebutuhan bayi,” ujar Murkoff.

4. Membuat bayi lebih aktif

Membangunkan bayi dari waktu tidur terutama di siang hari bisa membantu mereka lebih aktif. Pada akhirnya, hal tersebut bisa bikin tidur bayi di malam hari menjadi nyenyak.

“Membangunkan bayi baru lahir dari tidur panjang di siang hari bukan cuma untuk memberi makan, tapi membuat mereka lebih aktif. Pada akhirnya dapat membantu menggeser rentang waktu tidur yang lama ini di malam hari,” kata spesialis tidur pediatrik dan profesor dari University of Toronto, Robyn Stremler, dikutip dari Today’s Parents.

Ilustrasi bayi tidur/ Foto: iStock
Baca Juga : 4 Tips Memilih Mainan Anak 1 Tahun, Bunda Perlu Tahu

Cara membangunkan bayi

Meski terlihat mudah, membangunkan bayi tidur untuk makan enggak boleh sembarangan ya. Melansir dari berbagai sumber, berikut 10 caranya:

1. Beri makan bayi saat tidur REM

Bunda dapat membangunkan si Kecil dengan memberinya makan atau menyusu. Pemberian makan dapat dilakukan saat bayi dalam periode tidur REM (Rapid Eye Movement).

Tidur REM dapat diketahui ketika bayi menggerakkan lengan dan kakinya, mengubah ekspresi wajah, dan menggerakkan sedikit kelopak matanya.

2. Buka pakaian bayi

Coba buka kancing pakaian bayi secara perlahan agar dia terbangun. Bila tak berhasil, coba buka pakaiannya.

3. Ganti popok

Gerakan saat mengganti popok seringkali cukup untuk membuat bayi bangun. Bunda dapat melakukannya agar anak mau menyusu.

Saat mengganti popok, kita juga bisa sambil mengelus tangan dan telapak kakinya ya. Cara lainnya adalah dengan bernyanyi pelan ketika ganti popok.

4. Redupkan lampu

Sama seperti menidurkan bayi, membangunkan mereka juga dapat dilakukan dengan meredupkan lampu ruangan. Mata bayi mungkin akan peka terhadap cahaya terang.

Bayi kemungkinan akan nyaman membuka mata dan bangun di ruangan yang lebih gelap atau redup.

5. Memijat bayi

Lakukanlah teknik pijat di tangan, kaki, punggung, dan bahu si Kecil. Sentuhan yang lembut dapat membantu membangunkannya dari tidur.

Selain memijat, Bunda dapat melakukan teknik seperti menggelitik atau menggosok di area tubuh bayi.

6. Kompres dingin

Kompres dingin bukan cuma dilakukan untuk pertolongan pertama anak sakit. Bunda dapat membangunkan bayi dengan menaruh kain lap atau kompres dingin di dahinya.

7. Letakkan bayi di payudara

Bayi umumnya akan secara refleks menyusu ketika disodorkan payudara walaupun dia mengantuk. Selain mendekatkannya ke payudara, Bunda juga dapat mencoba meneteskan ASI ke mulutnya. Aroma dan rasa ASI dapat membantu bayi Bunda segera menyusu.

8. Menyendawakan bayi

Menepuk dan menggosok punggung bayi dapat membantu membangunkannya dari tidur. Selain itu, menyendawakan bayi juga dapat menghilangkan udara yang terjebak di perut si kecil, yang mungkin membuatnya kenyang atau tidak nyaman.

9. Posisi menggendong tegak

Gendong bayi dengan posisi tubuh tegak. Posisi ini biasanya membuat bayi membuka mata atau bangun dari tidurnya.

10. Mengajak bicara bayi

Ajak si Kecil bicara dan bernyanyi saat dia tertidur. Biasanya bayi akan mulai membuka mata dan terbangun ketika melakukan kontak mata dengan Bunda.

Selain itu, Bunda juga bisa meminta bantuan anggota keluarga di rumah. Misalnya, kita sengaja berbicara atau ngobrol di dekat bayi agar suara kita didengar dan membangunkannya.

Baca Juga : 4 Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI, Bunda Perlu Tahu

(ank/som)