Daily Berita

Berita Indonesia Terbaru Hari Ini | Today's Latest Indonesia News

11 Tanaman Obat yang Bisa Percantik Rumah, Berguna untuk Usir Tikus Lho!

Jakarta

Untuk Bunda yang suka menanam tanaman hias di rumah, maka tidak ada salahnya untuk memilih tanaman obat. Tentu saja tanaman yang satu ini bisa mempercantik rumah.

Ada berbagai jenis tanaman obat yang bisa Bunda pilih untuk mempercantik rumah. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan selengkapnya.

Baca Juga : 10 Tanaman Hias yang Dapat Jadi Pengusir Nyamuk Alami

1. Lidah Buaya
Aloe vera atau lidah buaya adalah tanaman yang dipilih untuk pengobatan maupun sebagai tanaman hias. Tentunya tanaman ini sendiri tergolong memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, seperti untuk kesehatan kulit, kosmetik, hingga menyembuhkan luka bakar.




Tanaman ini mempunyai batang yang pendek, dengan tinggi 60 cm sampai 100 cm dan bisa berkembang biak dengan cara tunas. Ia memiliki daun yang berwarna hijau, terdapat daging tebal, dan memiliki bintik.

Seperti halnya kaktus, lidah buaya juga bisa tumbuh subur lho pada iklim yang panas dengan kondisi yang kering. Bunda bisa menanam tanaman ini ke dalam campuran tanah dari pot kaktus atau menggunakan tanah biasa dengan perlit tambahan.

Kemudian sirami hanya ketika tanah kering serta pastikan pot mempunyai banyak lubang drainase. Hal ini karena tanaman lidah buaya bisa membusuk ketika terlalu banyak air.

2. Thyme
Sering kali rempah dari daun mungil ini digunakan dalam meracik bumbu dapur di hidangan Barat. Nah, sebagai salah satu rempah dari Mesir yang cukup terkenal, memang aromanya begitu harum dan khas untuk masakan.

Terlebih lagi manfaat tanaman ini sebagai tanaman obat sudah ada sejak dari 4.000 tahun lebih. Orang Yunani juga memanfaatkan thyme sebagai alternatif obat anti-bakteri dan anti-septik.

Caranya adalah dengan direndam ke dalam air panas dan digunakan untuk mandi. Tentunya tanaman obat ini juga dapat Bunda taburkan ke dalam teh panas agar dapat meredakan batuk.

3. Geranium
Bunga ini sekilas mirip dengan mawar. Bukan hanya secara visual saja, dari aromanya pun mirip seperti bunga mawar. Tentunya bunga yang berasal dari Afrika Selatan ini juga mempunyai khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh.

Dikabarkan bahwa bunga geranium dapat meringankan peradangan, meningkatkan kesehatan ginjal, memperbaiki sistem pencernaan, hingga menghilangkan stres atau penat. Dan seperti tanaman lavender, geranium juga bermanfaat untuk mencegah gigitan nyamuk. Bunda dapat memanfaatkan tanaman ini dengan mengonsumsinya langsung, mengolahnya sebagai essential oil, maupun dijadikan sebagai teh herbal.

4. Chamomile
Kamomil atau chamomile merupakan tanaman rumpun dari bunga matahari. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna putih dan mengelilingi warna kuning.

Chamomile sendiri memang terkenal karena kualitas tanamannya yang dapat menenangkan. Biasanya masyarakat menggunakan chamomile sebagai campuran teh. Selain itu, secara medis chamomile bermanfaat dalam meredakan gangguan pencernaan, luka bakar, sakit gigi, dan peradangan.

5. Rosmarin atau Rosemary
Rosmarin atau rosemary merupakan rempah yang dapat Bunda manfaatkan sebagai tanaman pengusir nyamuk. Tidak hanya memiliki nama yang indah, tentunya rosmarin juga memiliki komponen anti-radang dan anti-oksidan yang baik untuk konsentrasi dan pencernaan.

Chamomile/ Foto: Getty Images/aimintang

Untuk menggunakannya sebagai tanaman obat, Bunda hanya perlu memasaknya seperti biasa. Kemudian seduhlah ke dalam teh panas, maupun diracik menjadi essential oil atau minyak atsiri. Aromanya ampuh dalam menenangkan mood bahkan juga dapat membantu penyembuhan luka atau iritasi kulit.

6. Sirih Merah
Piper ornatum atau sirih merah adalah tanaman obat yang termasuk sebagai tanaman merambat, memiliki khasiat pengobatan, dan dengan daun yang indah. Sirih merah ini biasanya digunakan untuk obat asam urat, diabetes melitus, nyeri, maag, asam urat.

Namun tahukah Bunda bahwa sirih merah berbeda lho dengan sirih hijau? Karena sirih ini memiliki batang bulat, tidak memiliki bunga, dan berwarna hijau keunguan. Daunnya memiliki tangkai yang berbentuk jantung serta meruncing. Aromanya khas, rasanya pahit, dan berlendir.

Sirih ini memiliki minyak atsiri 1 sampai 4,2%, kalsium, karbohidrat, lemak, air, dan protein. Tanaman ini tergolong sebagai tanaman hias yang memang menyukai tempat yang teduh.

Biasanya tanaman ini merambat di pohon yang terbilang besar. Maka Bunda bisa memberikan pelindung yang menggunakan paranet. Bunda juga cukup menanamnya ke dalam polybag atau menanamnya langsung ke tanah.

7. Lavender
Tentunya tanaman lavender mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan. Tanaman ini merupakan penenang alami yang sangat baik untuk Bunda yang bermasalah dengan ketombe.

Bahkan lavender juga dapat menenangkan kulit Bunda yang gatal, membantu mengalahkan kembung, serta meredakan pencernaan yang buruk. Dan, yang paling penting adalah tanaman ini juga efektif dalam mengusir nyamuk. Terlebih lagi sebuah studi sudah membuktikan jika hanya dengan menciumnya saja bisa menormalkan tekanan darah dan detak jantung.

Lavender juga dapat Bunda jadikan sebagai pilihan untuk mempercantik rumah. Ini karena warnanya yang manis dan bentuknya menarik.

8. Timi
Terkenal karena memiliki sifat anti-bakteri, sudah pasti bahwa tanaman herbal ini memiliki banyak manfaat. Bukan hanya efektif dalam mengobati jerawat Bunda secara alami, ia juga dapat meningkatkan mood, meningkatkan kekebalan, dan menurunkan tekanan darah.

Bentuknya mirip dengan tanaman semak. Walaupun terkenal sebagai rempah-rempah, tanaman ini tetap bisa Bunda jadikan sebagai tanaman hias ketika diletakkan ke dalam pot.

Terkait virus, tanaman timi juga dapat Bunda manfaatkan sebagai desinfektan. Nah, minyak esensial timi, yang berasal dari daunnya memang sering digunakan untuk radang sendi, meredakan batuk, kelelahan, hingga luka.

9. Valerian
Valeriana atau valerian terkenal memiliki efek yang menenangkan. Biasanya tanaman valerian dimanfaatkan untuk mengatasi gangguan tidur, kecemasan, dan stres.

Valerian adalah tanaman yang mempunyai bunga yang berwarna putih keunguan. Valerian juga bisa Bunda gunakan untuk meredakan sakit kepala, depresi ringan, gejala menopause, hingga sakit perut.

10. Daun ketumbar
Cilantro atau daun ketumbar sering masyarakat jadikan sebagai bumbu ketika memasak sekaligus menjadi obat herbal. Kerap hadir sebagai penghias atau garnish sup, daun ketumbar tentunya memiliki aroma unik, namun wangi.

Nah, untuk masyarakat Tiongkok sendiri, daun ketumbar sering kali menjadi tanaman obat yang banyak manfaatnya. Karena cilantro memiliki daya pembersih alami sehingga sangat baik untuk tubuh. Selain itu, tanaman ini juga dapat memperbaiki kualitas tidur hingga menyeimbangkan kadar dari gula darah.

11. Peppermint
Sebagai teman minum teh, peppermint juga dapat menjadi tanaman obat karena menawarkan manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh. Peppermint sangat ampuh untuk masalah pencernaan seperti mual, serta untuk sakit dan kram perut.

Ini karena ia memiliki kandungan anti-spasmodic yang dapat meredakan kejang otot. Untuk Bunda yang memiliki keluhan migran atau sakit kepala, maka tidak ada salahnya untuk terlebih dahulu mencoba tanaman obat ini.

Baca Juga : 4 Manfaat Fenugreek Selain Lancarkan ASI, Bisa Mengontrol Nafsu Makan Lho

Terlebih lagi peppermint cukup mudah tumbuh subur meskipun dalam rumah sekalipun. Bukan hanya itu saja, peppermint pun bisa Bunda gunakan pula untuk mengusir tikus yang berkeliaran dalam rumah.

Bagaimana, ada banyak sekali pilihan tanaman obatnya¬†‘kan? Yuk mulai menanamnya di rumah!

Simak juga video berikut mengenai tanaman hias yang bisa hidup di cahaya redup.

[Gambas:Video Haibunda]

(ziz/ziz)