Ming. Apr 18th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

5 Fakta Kasus Anak Polisikan Ibu, Berakhir Damai dan Saling Memaafkan

S (36) ibu yang dipolisikan anaknya kini penahanannya ditangguhkan, Minggu (10/1/2021).

Jakarta

Beberapa waktu yang lalu sempat ramai soal pemberitaan terkait anak yang tega polisikan ibu kandungnya ya, Bunda. Peristiwa tersebut terjadi di Kejari, Demak, jawa Timur.

Menurut informasi yang HaiBunda kutip dari detikcom, sang anak (A) melaporkan ibunya (S) setelah mengalami cekcok soal baju. Selain itu, gadis berusia 19 tahun tersebut mengatakan bahwa ia juga memiliki alasan lain, namun tak dijelaskan secara lebih detail karena itu menjadi aib keluarganya.

Baca Juga : Anak Polisikan Ibu Kandung, Laporan Ditolak & Dinasihati Tak Boleh Durhaka

Meski terkesan sederhana, A yang berhasil membuat ibunya tertahan di kantor polisi ini mengatakan bahwa dirinya hanya ingin keadilan, Bunda. Katanya, ibunya tersebut sudah keterlaluan. Untuk lebih lengkap, simak beberapa faktanya sebagai berikut, ya.



1. Berharap ibunya introspeksi

A mengakui dan menyadari bahwa tindakan memenjarakan ibundanya tersebut memang dianggap keterlaluan dan tak dapat diterima oleh masyarakat. Akan tetapi, ia memiliki tujuan agar ibunya tersebut bisa introspeksi dan sadar akan kesalahannya.

“Khususnya ke orang tua saya yaitu ibu saya, mudah mudahan dengan adanya ini, ibu saya yang melahirkan saya bisa introspeksi dan jangan malu untuk meminta maaf,” ungkapnya.

Selain itu, A juga mengungkapkan bahwa dirinya menginginkan dan menuntut keadilan. Katanya, kita tak hanya akan mendapat keadilan dari Allah SWT, namun juga dari negara.

“Tetapi Allah memerintahkan kita supaya kita mendapatkan selain dari negara juga keadilan dari Allah SWT,” tuturnya.

Baca Juga : Momen Romantis Syekh Ali Jaber & Istri, Menyuapi hingga Cium Kening

2. Didamaikan oleh anggota DPRD RI

Kejadian yang dialami oleh A dan S ini pun sampai ke telinga salah satu anggota DPRD RI, Dedi Mulyadi. Namun sayang, dengan upayanya ikut turun tangan, A tetap bersikeras melanjutkan tuntutannya tersebut, Bunda.

“Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Pak Dedi Mulyadi yang yang telah mendamaikan, mohon maaf bapak saya tidak bisa mencabut (laporan). Saya mencari keadilan. Terima kasih,” ujarnya.”

Bagaimana kelanjutannya? Klik BACA HALAMAN SELANJUTNYA ya, Bunda.

Bunda, simak juga penyebab dan cara mengatasi anak GTM  dan video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner Pramugara Sriwijaya

(AFN/som)