Daily Berita

Berita Indonesia Terbaru Hari Ini | Today’s Latest Indonesia News

5 Kesalahan Pakai Skincare Wanita 30-an Menurut Dokter Kecantikan

Mungkin banyak dari Bunda yang mencoba berbagai perawatan kulit setelah berusia 30 tahun. Skincare seperti apa yang Bunda jalani selama ini?

Tanpa sadar, beberapa wanita melakukan kesalahan pakai skincare. Kesalahan tersebut bisa membuat kulit semakin memburuk.

Baca Juga : 5 Skincare Artis yang Bikin Kulit Glowing, Bisa Dicoba di Rumah

Skincare perlu disesuaikan dengan kondisi dan usia. Jika mau kulit tetap bagus dan sehat, sebaiknya hindari kesalahan pakai skincare ini sesuai saran dari dermatologis, Bunda.




1. Sering Ganti Produk Skincare

Salah satu kesalahan pakai skincare paling umum adalah sering ganti produk perawatan kulit. Ketika ada yang tren maka Bunda langsung terpengaruh untuk mencobanya. 

Belum tentu produk skincare tersebut cocok dengan kulitmu, Bunda. Beberapa wanita terutama yang berusia di atas 30 tahun mungkin memiliki kondisi kulit yang perlu diatasi sesuai kebutuhannya.

Untuk itu, Bunda memang disarankan ganti skincare sesuai kebutuhan kulit bukan karena pengaruh tren atau teman. Selain itu, jangan terlalu sering ganti skincare agar kulit tak melulu selalu beradaptasi dengan produk baru. 


2. Produk Skincare Tidak Cocok Satu dan Lainnya

Dokter kecantikan populer favorit selebriti Hollywood, Dr Harold Lancer, mengatakan bahwa salah satu kesalahan pakai skincare adalah produknya tidak cocok satu dan lainnya. 

“Produk (skincare) berkualitas tinggi tidak cocok dengan kualitas rendah. Tidak bisa ditawar, saya pernah lihat wanita yang menggunakan produk riasan murah di mata. Produknya menumbuhkan jerawat pada mata, menyumbat kulit, hingga merontokkan bulu mata,” papar Dr Lancer seperti dilansir dari Thailand Tatler.

3. Produk Anti-Ageing Sebagai Pengoreksi Bukan Pencegahan

Ini dia satu lagi kesalahan pakai skincare wanita 30-an. Banyak dari Bunda yang memilih produk anti-ageing sebagai pengoreksi kekurangan dari wajah bukan pencegahan munculnya tanda-tanda penuaan. 

“Perawatan anti-ageing seharusnya dimulai sejak usia 20-an. Setelah usia 20, tubuh kehilangan kemampuan reparatifnya hingga 1% setiap tahun. Tak heran bila kini generasi muda sekarang sering melakukan perawatan anti-ageing di rumah,” ujar dokter kulit sekaligus ahli bedah itu. 

Untuk informasi selengkapnya, baca halaman berikutnya ya, Bunda.

Baca Juga : 4 Rahasia Skincare Ririn Ekawati

Simak juga video tips skincare Nadia Vega:

[Gambas:Video Haibunda]