Sab. Jun 12th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

7 Kesalahan Merawat Tanaman Hias yang Perlu Dihindari

Urban designer Woman watering flowers stock photo at the working area, Bangkok Thailand

Jakarta – Tanaman hias hadir biasanya untuk memberikan tampilan yang indah, asri dan sejuk pada ruangan terbuka atau dalam sudut ruangan. Fungsi tanaman hias pun berbeda-beda disesuaikan dengan kebutuhan Bunda dan keluarga.

Baik di dalam atau luar ruangan, merawat tanaman hias harus dilakukan secara tepat. Perlu diingat juga, setiap jenis tanaman hias memiliki cara perawatan yang berbeda lho, Bunda. Kesalahan saat merawat tanaman hias pun tak jarang jadi salah satu faktor kegagalan dalam bertanam ataupun budidaya yang tak Bunda sadari.

Baca Juga : Tanaman Hias Adenium Perlu Dibilas Setelah Hujan, Ini Alasannya

Alih-alih mencari pangkal soal tanaman hias yang layu atau mati, sebagian orang justru memilih menyerah. Padahal kemungkinan kesalahan saat merawat tanaman hias itu bisa dipelajari dan dicegah.




Dikutip dari Gardening Channel, setidaknya ada lima kesalahan dalam perawatan tanaman hias yang harus Bunda hindari agar tanaman tetap tumbuh dan berkembang.

1. Terlalu Banyak Air

Alih-alih menyiram tanaman secara rutin mengikuti jadwal, menyiram tanaman secara teratur tanpa mempertimbangkan kelembapan tanah justru akan membuat tanaman hias lebih berisiko tergenang air atau  kelebihan air, sehingga mendorong pembusukan akar pada tanaman dan lama-kelamaan akan menyebabkan tanaman mati.

Bila musim hujan tiba, tanah tidak akan kehilangan kelembapannya dengan cepat, sehingga tanaman masih akan terasa basah, jika Bunda menyiramkan air terlalu cepat.

Bunda bisa mengatasinya dengan memilih jenis pot yang terbuat dari tanah liat, karena pot ini memiliki dinding yang dapat menyerap dan membuang kelebihan air pada tanaman hias (porous), serta bisa menjaga kestabilan temperatur media.

2. Jarang Mengganti Pot

Seiring waktu, tanaman akan menggunakan banyak nutrisi dan bahan organiknya dari dalam tanah. Akibatnya tanah menjadi terkuras dan keras, sehingga dalam jangka waktu yang lama tanah sudah tidak bisa menyerap air dan nutrisi yang diperlukan tanaman. Dengan demikian, agar tanaman tetap sehat, Bunda perlu untuk mengganti tanah lama di pot dengan tanah baru.

Waktu yang tepat untuk mengganti pot tanaman hias menggunakan tanah segar adalah di musim semi, saat matahari bersinar cerah. Namun, ada beberapa kondisi di mana penggantian tanah baru harus segera dilakukan, seperti tanaman terlihat kering, tanah menjadi keras, dan tanaman tidak tumbuh baik bersama dengan daun yang tampak menguning.

3. Kurang Paparan Sinar Matahari

Setiap jenis tanaman hias memiliki tingkat kepekaan berbeda terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, penting bagi Bunda mengetahui tipe dan karakteristik tanaman hias yang akan di budidayakan.

Beberapa jenis tanaman hias yang memerlukan sinar matahari yang cukup dan tempat yang terang, seperti kaktus dan pohon ara bila diletakkan di tempat yang teduh akan membuat tanaman sulit berbunga.

Sementara tanaman hias yang memerlukan pencahayaan rendah, seperti spider plant dan bromelia bila diletakkan di tempat dengan sinar matahari langsung selama berjam-jam akan memicu kerusakan pada daun dan batang.

Untuk kesalahan merawat tanaman hias lainnya, klik baca halaman berikutnya ya, Bunda.

Baca Juga : 5 Jenis Tanaman Lidah; Mulai dari Lidah Mertua, Katak, Hingga Gajah

Simak juga video jenis anthurium bunga:

[Gambas:Video Haibunda]