Jum. Apr 23rd, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

9 Ciri Depresi Pasca Melahirkan, Centang yang Bunda Rasakan Saat Ini

Asian Mother nursery feeding bottle of formula milk to newborn baby in bed suffering from post natal depression. Health care single mom motherhood stressful concept.

Jakarta

Bunda sedang merasakan sedih tak berujung ? Mudah marah dan tidak bisa mengendalikan emosi dengan baik?

Sini peluk dulu, Bun!

Baca Juga : 3 Ibu Sukses Lawan Depresi Usai Melahirkan, Sempat Mau Bunuh Diri & Jual Bayi

Wajar jika Bunda merasakan semua emosi di atas karena memiliki bayi baru memang menguras tenaga. Belum lagi ditambah dengan kurangnya istirahat dan ucapan orang sekitar.



Apabila Bunda merasakan hal ini dan tidak bisa menanggulanginya, bisa-bisa Bunda akan terkena Post-Partum Depression (Depresi Pasca-Melahirkan). Apa itu Post-Partum Depression?

Dilansir buku A-Z yang Datang Setelah Melahirkan karya Tikah Kumala Post-Partum Depression (Depresi Pasca Melahirkan) adalah kelanjutan dari Baby Blues Syndrome yang tidak teratasi. Gejalanya hampir mirip, hanya berbeda frekuensi, intesitas, dan durasi berlangsungnya.

Pada kasus ini, seorang Bunda akan merasakan suasana hati yang lebih sering naik-turun, lebih hebat, dan lebih lama. Ada sembilan gejala Post Partum Depression, centang yang Bunda rasakan saat ini:

– Sulit tidur
– Tidak percaya diri
– Bingung
– Mudah marah dan sedih yang berlebihan
– Susah mengendalikan rasa cemas

Stressed mother holding her baby.Ilustrasi depresi pasca-melahirkan/ Foto: iStock

– Sensitif
– Merasa sering lelah
– Kadang muncul rasa putus asa
– Terlintas rasa takut akan menyakiti Si kecil

Adakah Bunda merasakannya?

Baca Juga : 7 Gejala Baby Blues, Bunda Mengalaminya?

Sama seperti Baby Blues Syndrome, ada yang memicu Post-Partum Depression ini. Apa saja penyebabnya?

Simak penyebab Post-partum Depression (Depresi Pasca Melahirkan) di HALAMAN SELANJUTNYA ya, Bun.

Banner Skandal TWOTM SulutFoto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari