Alasan Penting Bunda Punya Kadar Gula Darah Normal Selama Kehamilan

Young happy pregnant mother posing next to a window at home and touching her belly

Selama kehamilan, gula darah normal penting dimiliki ya, Bunda. Kadarnya pun diharapkan tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu rendah untuk menghindari risiko medis yang membahayakan kehamilan.

Seperti diketahui bahwa kadar gula darah tinggi dari diabetes yang terjadi selama kehamilan dapat menimbulkan risiko bagi bunda hamil dan bayi yang dilahirkannya, seperti dipaparkan dalam sebuah penelitian oleh National Institutes of Health.

Baca Juga : Saat Hamil Trimester Awal, Jangan Lupa Skrining Gula Darah Ya

Studi tersebut mendokumentasikan bahwa kadar gula darah yang lebih tinggi, dalam artian cukup tinggi untuk dianggap sebagai diabetes, juga menunjukkan peningkatan risiko. Selain itu, para peneliti juga secara matematis menyesuaikan potensi penyebab lain dari risiko tersebut seperti usia Bunda yang lebih tua, obesitas, dan tekanan darah tinggi, serta peningkatan risiko karena kadar gula yang lebih tinggi masih ada.




“Temuan baru yang penting ini menyoroti risiko peningkatan kadar gula darah selama kehamilan,” kata Duane Alexander, M.D, Direktur NIH Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development yang mendanai untuk penelitian tersebut, seperti dikutip dari laman NIH.

Kondisi diabetes seperti kesulitan mentransfer gula dari darah ke jaringan tubuh terjadi pada sekira 5 persen dari semua kehamilan di Amerika Serikat. Bunda dengan riwayat diabetes selama kehamilan juga berisiko tinggi mengalami preeklamsia, kelainan yang berpotensi fatal di mana melibatkan tekanan darah tinggi yang berbahaya. 

Bayi yang lahir dari bunda yang mengidap diabetes ketika mereka mencapai usia dewasa berisiko lebih tinggi mengalami obesitas serta diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Baca Juga : Kisah Perjuangan Ibu dengan Diabetes Tipe 1 Mengandung 4 Anaknya

Boyd E. Metzger, Profesor Kedokteran di Northwestern University Feinberg School of Medicine di Chicago selaku pemimpin penelitian menjelaskan bahwa sebelum penelitian ini, dokter tidak yakin pada titik mana peningkatan gula darah Bunda yang berisiko pada bayi.

Klik halaman selanjutnya ya, Bunda.

Simak juga Bunda lima tanda tubuh kelebihan gula dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]