Sab. Mei 15th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Aturan Pemberian Oralit untuk Si Kecil yang Diare, Sesuaikan Usia Bun

Jakarta – Diare bisa dialami oleh siapa saja, baik anak-anak atau orang dewasa. Bunda tentunya sudah tahu ya, kalau diare bisa menyebabkan penderitanya kekurangan cairan dan menjadi dehidrasi.

Tanda-tanda tubuh mengalami dehidrasi bisa dilihat dari rasa haus yang terus meningkat, bibir kering, sakit kepala, dan tubuh terasa sangat lelah. Dehidrasi yang tidak ditangani dengan baik bisa berakibat fatal, Bunda.

Baca Juga : Anak Sakit Perut hingga Sering Buang Air Besar, Sudah Pasti Diare?

Kebanyakan kasus kematian pada bayi dan anak-anak disebabkan oleh diare yang disertai dengan dehidrasi berkelanjutan. Untuk mencegah hal tersebut terjadi pada Si Kecil, Bunda sebaiknya sediakan oralit sebagai pertolongan pertama untuk diare.




Oralit bisa digunakan sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang akibat diare. Selain itu, oralit juga dapat digunakan sebagai pengganti elektrolit di dalam tubuh.

Banner Menu Sahur/ Foto: HaiBunda

Mengenal Oralit

Oralit terbuat dari campuran garam elektrolit, gula, dan air. Garam elektrolit yang terkandung di dalamnya berfungsi sebagai penyeimbang elektrolit yang ada di dalam tubuh. Oleh karena itu, oralit sangat bermanfaat bagi orang yang terkena diare untuk mengganti cairan tubuh secara cepat sebelum dehidrasi.

Oralit yang dijual bebas di apotek biasanya berbentuk serbuk. Untuk meminumnya, oralit dicampurkan dengan 200 ml air. Manfaat utama dari oralit memang untuk menggantikan cairan tubuh yang terkuras akibat diare.

Bunda juga perlu berhati-hati dalam memberikan oralit. Dosisnya dibedakan berdasarkan usia pasien. Untuk anak usia 1-5 tahun, disarankan untuk meminum oralit sebanyak 3 gelas pada 3 jam pertama lalu 1 gelas setiap diare.

Untuk anak usia 5-12 tahun dosis bisa ditingkatkan ke 6 gelas pada 3 jam pertama, setelah itu 1 ½ gelas setelah diare. Untuk anak-anak di atas 12 tahun, bisa diberikan 12 gelas pada 3 jam pertama, selanjutnya 2 gelas setiap diare.

Menurut IDAI, penelitian menunjukkan sebagian besar anak dengan diare dapat disembuhkan hanya dengan pemberian larutan oralit, tanpa obat lain.

Membuat Oralit Sendiri

Jika bunda tidak sedia oralit kemasan di rumah, Bunda juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat oralit juga bisa ditemukan di dapur Bunda.

Bahan-bahan yang dibutuhkan, seperti :

  • Air hangat 200 ml
  • Garam ¼ sendok makan
  • Gula 1 sendok makan

Larutkan gula dan garam ke dalam air, aduk hingga merata. Bila larutan oralit sudah siap, dapat langsung diminumkan pada Si Kecil yang alami diare. Sebaiknya, Bunda membuat larutan oralit yang banyak, sesuai dengan dosis yang disarankan di atas. Baru setelah 24 jam, larutan oralit dapat diganti yang baru.

Perlu diingat juga, sebelum Bunda membuat oralit, pastikan telah mencuci tangan dengan bersih agar bakteri berbahaya lainnya tidak ikut tercampur ke dalam larutan oralit yang dipersiapkan.

Baca Juga : Cara Membuat Oralit untuk Anak Dehidrasi karena Diare, Mudah Lho Bunda

Lalu bagaimana kah pemberian oralit pada bayi? Simak artikel lengkap di halaman berikutnya ya, Bunda.

Bunda juga bisa mempelajari cara membuat obat alami diare seperti dalam video di bawah ini: