Daily Berita

Berita Indonesia Terbaru Hari Ini | Today's Latest Indonesia News

Azoospermia, Gangguan Kesuburan pada Ayah Penyebab Bunda Susah Hamil

Doctor during consultation held in his hand and shows patient anatomical model of male sperm. Counseling of men and couples about male infertility, sperm pathology, impossibility to get pregnant

Jakarta – Beberapa pasangan mengalami kesulitan untuk mendapatkan kehamilan. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, sebagian pasangan di antaranya mengalami azoospermia atau kurangnya sperma saat ejakulasi yang menjadi penghalang terjadinya pembuahan.

Berbicara soal kesuburan, masih banyak orang menganggapnya sebagai masalah utama wanita. Padahal, masalah kesuburan juga bisa berasal dari pasangan, Bunda. 

Baca Juga : Ingin Cepat Hamil? Ketahui Manfaat Habbatussauda untuk Kesuburan

Ada berbagai gangguan kesuburan yang juga dapat dialami para Ayah. Salah satunya yakni azoospermia. Sekira 10-15 persen pria mengalami permasalahan ini dan menjadi salah satu penyebab utama infertilitas pada Ayah, seperti dikutip dari laman Storkotc.




Ada dua jenis azoopermia yang masing-masing memiliki penyebab dan pilihan pengobatan tersendiri. Azoospermia obstruktif sendiri berarti produksi sperma normal tetapi ada penyumbatan di antara testis dan uretra yang mencegah sperma mencapai air mani selama ejakulasi.

Pria yang mengalami azoospermia obstruktif seringkali mengalami penurunan volume air mani saat mereka berejakulasi. Azoospermia obstruktif seringkali merupakan jenis azoospermia yang paling mudah diobati dan setelah pengobatan, pria dengan azoospermia obstruktif cenderung melihat peningkatan jumlah sperma dan kesuburan secara keseluruhan.

Jenis azoospermia lainnya disebut azoospermia nonobstruktif. Ini artinya produksi sperma berkurang hingga sperma tidak dapat dideteksi dalam air mani. Dalam beberapa kasus, ini bisa berarti testis tidak menghasilkan sperma sama sekali. Tetapi, dalam banyak kasus, kondisi tersebut dapat diatasi atau diobati.

Baca Juga : Mengatasi Penyakit Kesuburan Selain Mencoba Bayi Tabung

Penyebab azoospermia sendiri meliputi berbagai hal ya, Bunda. Mulai dari genetik, fisik, dan faktor lingkungan. Beberapa penyebab ini mudah diobati atau bahkan mungkin dapat dicegah. Sementara penyebab lainnya memerlukan pengujian atau pembedahan yang lebih ekstensif.

Biasanya, yang menjadi penyebab azoospermia obstruktif meliputi vasektomi atau prostatektomi, cedera atau trauma testis, pertumbuhan kista di saluran reproduksi, infeksi pada saluran reproduksi termasuk prostat dan testis.

Klik di halaman selanjutnya ya, Bunda.

Simak juga yuk dampak kurang tidur pada jadwal menstruasi, seperti penjelasan dokter dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]