Kam. Mei 13th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Bacaan Niat Puasa, Cukup di Dalam Hati atau Diucapkan?

Southeast Asian Islamic female in hijab clasping hands and looking up while standing near window during prayer

Jakarta

Ada yang melafalkan niat puasa Ramadhan dari dalam hati, ada pula yang lugas diucapkan. Bunda dan keluarga bagaimana? Sebagian bunda mungkin masih bertanya-tanya, mana yang benar ya?

Dijelaskan Ustazah Mahsunah Syakir, S.E., MEK., niat itu dorongan melakukan perbuatan, yang tulus dari dalam hati. Ia pun menuturkan, walau niat dari dalam hati, tetapi sebagian ada yang mengucapkan dengan kata-kata.

Baca Juga : Ghibah Saat Ramadhan Nggak Batalkan Puasa Bun, tapi…

“Tentu niat kita akan melaksanakan puasa Ramadan itu dengan hati ikhlas semata-mata karena Allah,” ucap Ustazah Mahsunah.




Ia lalu memaparkan pentingnya melafalkan niat menurut sabda Rasulullah Salallahu ‘Alayhi Wassalam (SAW), yang berbunyi:

“Amal itu disertai niat.”

“Dan sesungguhnya segala sesuatu itu tergantung pada niatnya.”

Terkait bacaan niat puasa, cukup di dalam hati atau diucapkan, Ustazah Mahsunah menyebutkan firman Allah dalam Al Qur’an surat Al A’raf ayat 205, yang berbunyi:

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

Artinya:
“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (QS. Al A’raf: 205)

Baca Juga : Kenapa Saat Ramadhan Dianjurkan Banyak Sedekah?

Ustazah Mahsunah juga mengingatkan, saat berdoa, sebaiknya kita memahami makna yang terkandung di dalamnya. Kenapa? Jawaban selengkapnya bisa Bunda simak dalam video Muslimahpedia HaiBunda bersama ‘Aisyiyah di bawah ini.

(muf/muf)