Sen. Mei 17th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Benjamin Button Versi Nyata, Pria Indonesia Berwajah Tua di Usia 20 Tahun

Ibu dan anak

Jakarta

Apa Bunda pernah nonton film The Curious Case of Benjamin Button yang diperankan Brad Pitt? Film yang masuk nominasi Oscar 2009 ini menceritakan tentang anak yang terlahir dengan sindrom Cutis Laxa, yang menyebabkan wajah keriput dan terlihat tua.

Di Indonesia, kasus Cutis Laxa juga dialami oleh seorang pemuda bernama Dafon. Pria 20 tahun ini terlihat seperti usia 70 tahun karena mengidap sindrom langka ini, Bunda.

Baca Juga : Sindrom Edward, Kelainan Genetik yang Bisa Dideteksi Sebelum Bayi Lahir

Belum lama ini, Dafon menceritakan kisah hidupnya yang mirip tokoh Benjamin di film The Curious Case of Benjamin Button. Berawal dari berat badan lahir yang besar, orang tua Dafon akhirnya tahu sang putra mengidap kondisi langka ini.




“Waktu saya lahir, bobot saya besar 4 kg. Kata ibu saya, awalnya terlihat normal, lalu setelah 6 bulan itu bolak-balik ke rumah sakit karena badan bobot saya berlebih tidak seperti bayi biasanya,” kata Dafon, dikutip dari YouTube Gritte Agatha, Senin (3/5/21).

Melihat kondisi anaknya, orang tua Dafon khawatir dan membawa sang putra ke dokter mata. Dari sana, dia pun kembali dirujuk ke dokter spesialis. Di sinilah Dafon didiagnosis Cutis Lexa karena dokter melihat perubahan tidak wajar di wajahnya.

“Orang tua khawatir dengan kondisi seperti itu. Setelah itu salah satu dokter yang ditemui orang tua melihat ada keanehan di wajah saya, saya disuruh ke dokter mata dan disuruh lagi ke dokter spesialis mata, kulit, dan saraf. Nah dari situ ketemu saya itu mengidap Cutis Laxa,” ujarnya.

Saat didagnosis penyakit ini, dokter sempat mengatakan bahwa harapan hidupnya tidak panjang. Apalagi ketika itu Dafon juga mengidap penyakit asma, Bunda.

“Waktu kecil saya sering sakit asma, lalu ketemu salah satu dokter nyebut, ‘dengan sindrom seperti ini saya rasa umurnya tidak akan panjang’,” katanya.

Dafon membuktikan bahwa anggapan dokter itu salah besar. Hingga kini, dia dapat hidup tanpa adanya keluhan berarti terkait kondisinya.

Menurut Dafon, Cutis Laxa yang diidapnya hanya memengaruhi penampilan luar saja. Semua organ tubuhnya tidak ada yang terpengaruh karena sindrom langka ini.

Selama 20 tahun hidup dengan keistimewaan ini, Dafon mengalami banyak cerita menarik tentang kondisinya. Lalu bagaimana tanggapan teman dan keluarganya terkait sindrom ini?

Baca halaman berikutnya yuk.

Baca Juga : Waktu Tepat Cek Kehamilan untuk Deteksi Cacat Janin

Simak juga tips atasi anak kejang karena demam, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]