Sab. Apr 24th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Bisakah Bunda Cepat Hamil Setelah Menstruasi?

We are pregnant. Excited young man and woman are hugging and smiling. Focus on two strips on pregnancy test stick in male hand

Jakarta

Bagi beberapa pasangan yang baru menikah, mereka ingin segera memiliki momongan. Namun, wanita memiliki waktu subur yang berbeda-beda tergantung dengan siklus menstruasinya, Bunda.

Nah, apakah setelah selesai menstruasi wanita bisa segera hamil?

Menurut dokter Obgyn di San Antonio, Dr. Marra Francis, kemungkinan wanita segera hamil setelah menstruasi dapat dikatakan sangat kecil. Hal itu karena sel telur yang dihasilkan belum cukup matang untuk dibuahi, Bunda.

“Hari pertama menstruasi adalah hari pertama siklus Anda. Tidak mungkin hamil segera, misalnya pada hari ke-4 siklus (Anda karena tidak ada cukup waktu untuk mematangkan sel telur dalam 4 hari,” kata Marra Francis, dikutip dari Parents.



Hal senada diungkapkan oleh dokter bersertifikat, Dr. Karthik Kumar, MBBS. Menurutnya, tidak mungkin hamil tepat setelah menstruasi, tetapi bukan tidak mungkin terjadi.

“Namun, kemungkinannya rendah setelah menstruasi dibandingkan dengan beberapa hari atau seminggu dalam siklus menstruasi,” katanya dikutip dari MedicineNet.

Kemungkinan tersebut bisa terjadi, jika:

1. Melakukan hubungan seks tanpa menggunakan kontrasepsi, sehingga seorang wanita dapat hamil kapan saja selama siklus menstruasi, bahkan selama atau setelah menstruasi. Ada kalanya dalam siklus menstruasi, wanita mungkin paling subur dan kemungkinan besar untuk hamil.

2. Hari-hari masa subur biasanya berlangsung hingga 3-5 hari setelah akhir periode. Kemungkinan hamil tepat setelah menstruasi tergantung pada seberapa pendek siklusnya dan berapa lama menstruasi berlangsung.

Jika haid lama, wanita mungkin hanya memiliki beberapa hari tersisa setelah menstruasi berakhir sebelum hari subur dimulai. Jika siklus menstruasinya pendek, misalnya 22 hari, maka wanita bisa berovulasi hanya beberapa hari setelah menstruasi. Waktu terpanjang sperma bertahan di lendir serviks yang subur adalah 5-7 hari.

Jadi, sangat mungkin bagi wanita untuk hamil jika sperma dan sel telur berovulasi lebih awal dari biasanya.

3. Seorang wanita juga bisa hamil setelah menstruasi jika dia memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur.

Baca Juga : Apa Saja yang Perlu Diperhatikan dalam Persiapan Kehamilan?

Amankah berhubungan seks selama menstruasi?

Melakukan hubungan seks selama menstruasi tidak dianjurkan. Karena dengan melakukan hubungan seks tanpa kondom, baik secara oral, anal, atau vaginal, selalu dapat menyebabkan risiko infeksi yang lebih tinggi karena kontak antar kulit.

Berhubungan seks saat menstruasi sebenarnya bisa menyebabkan risiko infeksi akibat keputihan. Infeksi jamur adalah infeksi paling umum yang didapat saat berhubungan seks.

Akan tetapi, melakukan seks saat menstruasi juga ada manfaatnya, seperti:

1. Meredakan kram menstruasi

Karena rahim melepaskan lapisannya, orgasme dapat meredakan kram menstruasi. Ini karena otot rahim berkontraksi sehingga menyebabkan ketegangan otot berkurang. Selain itu, seks juga bisa melakukan pelepasan hormon endorfin yang membantu meredakan nyeri tubuh, sakit kepala, dan ketidaknyamanan.

Baca Juga : 17 Makanan Bantu Tingkatkan Kesuburan saat Jalani Program Hamil

2. Pelumasan lebih baik

Salah satu manfaat paling menonjol dari berhubungan seks selama menstruasi adalah memungkinkan pelumasan yang lebih baik, Bunda. Jika sebagian besar vagina kering saat berhubungan seks, maka dengan adanya aliran darah menstruasi, dapat membantu meningkatkan lubrikasi dengan bertindak sebagai pelumas alami. Ini berkontribusi pada seks yang lebih aman dan nyaman.

Bunda, simak juga 14 ciri kehamilan yang jarang disadari dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner GKR BendaraFoto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari

(AFN/jue)