Jakarta () – Memilih kacamata tak hanya sekedar ditilik dari aspek kesehatan dengan menyesuaikan ukuran sesuai yang disarankan oleh dokter mata atau optometris, namun juga harus disesuaikan dengan bentuk wajah supaya pas dengan gaya seseorang.

Selain itu, juga harus diperhatikan kualitas bigkai kacamata dan lensa dari kacamata itu sendiri.

"Tanyakan saja kepada para tenaga kesehatan mata yang ada di optik, yang biasa disebut RO (Refractionist Optician) atau Optometris, lensa kacamata mana yang terbaik? Mereka tentunya akan menjawab lensa kacamata yang memiliki kualitas bahan material yang bagus, desain teknologi mutakhir dengan coating yang kuat melindungi dari goresan, mudah dibersihkan dan tahan lama. Berbagai kelebihan tersebut akan didapatkan pada lensa kacamata Hoya," kata Dodi Rukminto, President Direktur PT Hoya Lens Indonesia dalam siaran pers pada Selasa.

Berikut panduan memilih kacamata jika disesuaikan dengan bentuk wajah:

Bulat telur

Jika Anda memiliki wajah oval dengan rahang sedikit lebih sempit dari dahi, Anda dapat memilih untuk menyempurnakan garis alami Anda dengan kacamata berbingkai bulat atau menggunakan kacamata berbingkai sudut untuk menambahkan struktur.

Bulat

Wajah bulat memiliki lekukan lembut dan tulang pipi lebar. Untuk membuat definisi, pilih kacamata dengan bingkai tajam dan bersudut.

Kotak

Wajah persegi memiliki fitur yang kuat, tajam, dan jelas. Kacamata bingkai bulat akan melembutkan fitur Anda, sementara bentuk persegi panjang akan menentukan sudut Anda.

Persegi panjang

Wajah persegi panjang disarankan memilih kacamata persegi dan hindari kacamata yang terlalu lebar.

Hati

Wajah berbentuk hati memiliki dahi yang penuh, tulang pipi yang sedikit menyempit, dan dagu yang sempit. Tambahkan kelembutan dan lekuk pada wajah Anda dengan bingkai berbentuk oval dan kacamata cat-eye.

Berlian

Tulang pipi dari wajah berbentuk berlian berbentuk lebih lebar dari pada rahang. Pilih kacamata dengan bentuk oval untuk melembutkan tepi sudut.

"Lensa kacamata Hoya memang diciptakan untuk membantu meningkatkan kemampuan indra penglihatan menjadi lebih tajam dan jernih," kata Dodi.

Hoya telah mulai menciptakan lensa optik sebelum meletusnya Perang Dunia II, tepatnya pada November 1941, kakak beradik Shoichi dan Shigeru Yamanaka mulai memproduksi lensa optik di Hoya, Tokyo, Jepang.

Pada saat itu, produksi lensa optik dianggap sebagai salah satu teknologi terdepan yang ada di Jepang.

Baca juga: Kacamata pintar Facebook disoroti otoritas Irlandia

Baca juga: Xiaomi luncurkan kacamata Smart Glasses

Baca juga: Seberapa rutin kita harus periksa mata ke dokter?

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © 2021