Jum. Apr 23rd, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Ganti Gula dengan Pemanis Buatan, Amankah untuk Diet?

Bowl and spoon with pure sugar on wooden board

Jakarta РJika sedang mencoba menurunkan berat badan, mungkin Bunda mencari cara terbaik untuk mengurangi kalori. Misalnya menggunakan pemanis buatan rendah kalori sebagai pengganti gula. 

Belakangan ini, popularitas pemanis buatan semakin meningkat. Pemanis buatan dijadikan alternatif pemberi rasa manis untuk makanan dan minuman orang yang sedang diet.

Baca Juga : Manfaat & Kerugian Diet Kopi, Benarkah Bisa Pangkas Berat Badan?

Berbagai pemanis buatan memang diklaim telah bebas kalori, bahkan sering dipasarkan sebagai produk yang ramah untuk penurunan berat badan. Karena itu, banyak orang yang mulai beralih ke pemanis buatan saat diet atau mencegah obesitas.



Biasanya pemanis buatan ini dipasarkan dengan label ‘sugar free’ atau ‘diet’. Bunda pasti sering menemukan label ini pada makanan atau minuman ringan termasuk jus buah, yoghurt, teh kemasan, hingga snack bar.

Meskipun peminatnya kian meningkat, efek dari penggunaan pemanis buatan dalam jangka panjang menjadi kontroversial. Dalam beberapa sumber disebutkan bahwa pemanis buatan justru tak baik untuk kesehatan.

Bahkan penggunaan pemanis buatan bukannya membantu menurunkan berat badan, tetapi dituding bisa menyebabkan penambahan berat badan hingga obesitas, Bunda.

Bunda mungkin juga khawatir ya, mengenai keamanan dari penggunaan pemanis buatan. Nah, melansir dari Healthline, berikut ini ulasan mengenai pemanis buatan, termasuk keamanan, dampaknya pada berat badan, dan risiko penyakit. Disimak ya, Bunda!

Jenis pemanis buatan

Ada banyak jenis pemanis buatan yang beredar di pasaran. Beberapa jenis pemanis buatan ini sangat efektif dalam merangsang reseptor rasa manis di lidah.

Bahkan, sebagian besar ratusan kali lebih manis dari gula. Sehingga, meski menggunakan pemanis buatan sedikit, dapat memberikan rasa manis yang cukup nih, Bunda.

Nah, jenis-jenis pemanis buatan yang paling umum adalah aspartam (180x lebih manis dari gula), sukralosa (600x lebih manis dari gula), sakarin (300x lebih manis dari gula), neotame (7,000x lebih manis dari gula), dan acesulfame potassium (200x lebih manis dari gula).

Tak hanya berhenti di situ, ada beberapa pemanis rendah kalori lainnya yang diproses dari bahan-bahan alami dan tidak dihitung sebagai buatan, Bunda. Itu berupa alkohol gula seperti silitol, eritritol, sorbitol, dan manitol.

Untuk informasi lebih lanjut, klik BACA HALAMAN BERIKUTNYA ya, Bunda!

Baca Juga : 3 Tips Diet Sehat Ala Syahrini, Termasuk Minum Jus Kacang Ijo & Brokoli

Simak juga video tips diet ala Jill Carissa:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner Pasangan Kritis Karena Ngeyel Covid-19Foto: Mia Kurnia Sari

(kuy/kuy)