Sel. Mei 18th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Hukum Suami Istri Melakukan Hubungan Seks Saat Puasa Ramadhan

Di bulan Ramadhan, ada beberapa hal yang sebaiknya tak dilakukan oleh suami istri. Salah satunya yakni berhubungan seks saat puasa di siang hari. 

Tak cuma bisa mengurangi pahala puasa, ada juga yang bahkan membatalkan puasa, atau malah berdosa, Bunda. Maka dari itu, Bunda perlu memahami apa saja aktivitas suami istri yang perlu dibatasi selama bulan puasa.

Baca Juga : 5 Tips Mempersiapkan Seks Sebelum Sahur yang Penting Diterapkan

Pada dasarnya, hubungan intim boleh saja dilakukan di bulan suci Ramadhan, namun harus di waktu yang tepat. Yaitu setelah waktu berbuka puasa hingga belum muncul fajar subuh, yang menjadi tanda untuk awal puasa.




Bila sudah masuk fajar, maka hukumnya wajib bagi pasangan suami istri menghentikan semua yang dilarang, termasuk melakukan hubungan intim.

Sebab meskipun suami istri adalah pasangan yang halal dan sah di mata Islam, namun saat sedang berpuasa di bulan Ramadan tetap wajib menahan hasrat bersetubuh di siang hari.

Banner HaiBunda Hari Kartini 2021/ Foto: Mia Kurnia Sari

Tak sekadar batal puasanya, terdapat juga hukum dan ketentuan khusus tentang denda (kafarat) atas perbuatan tersebut. Denda ini adalah berpuasa selama dua bulan berturut-turut.Jika hubungan intim dengan sengaja dilakukan saat siang hari alias saat masih waktu puasa, ini dapat membuat puasa menjadi batal dan bahkan bisa menjadi dosa.

Jika tidak mampu, maka wajib memberi makanan pokok senilai satu mud (0,6 kilogram beras atau ¾ liter beras) kepada 60 fakir miskin.

Selain melakukan hubungan intim di siang hari, ada beberapa aktivitas lain yang juga tak boleh dilakukan suami istri saat bulan Ramadhan, apa saja? Yuk intip di halaman selanjutnya, Bunda!

Baca Juga : Waktu Terbaik Berhubungan Intim dan Mandi Wajib Saat Ramadhan

Asupan makanan mempengaruhi kualitas seks, Bunda. Simak informasi selengkapnya dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]