Jum. Apr 23rd, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Ibu Menyusui Alami Biduran, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jakarta

Biduran pada kulit bisa dialami Bunda yang baru melahirkan. Kondisi ini bahkan bisa menetap saat Bunda menyusui si Kecil lho.

Menurut dokter spesialis kandungan Valinda Riggins Nwadike, MD, MPH, sekitar 20 persen ibu mengalami ini. Biduran bisa disebabkan alergi, infeksi, hingga stres psikologis.

“Jangan khawatir, biduran biasanya hilang secepat muncul. Inilah mengapa Anda mungkin mengalami gatal-gatal usai melahirkan dan persiapkan apa yang harus dilakukan,” katanya, dikutip dari Healthline.




Baca Juga : Ketahui Bunda, 5 Obat Keputihan Alami untuk Ibu Menyusui

Biduran karena alergi biasanya memicu gatal-gatal hingga bikin kulit menjadi ruam dan memerah. Kondisi ini bisa muncul di bagian tubuh seperti wajah, bibir, lengan, tenggorokan, dan telinga.

Ketika tubuh bereaksi terhadap alergen, dia akan menghasilkan protein histamin, serta bahan kimia tertentu. Saat tubuh melepaskan histamin ini, pembuluh darah di kulit akan mengeluarkan plasma darah, sehingga memicu bentol-bentol, ruam, dan gatal.

Penyebab biduran

Dilansir Parenting Firstcry, obat-obatan seperti aspirin, obat anti-inflamasi, tekanan darah tinggi, dan pereda nyeri bisa memicu biduran pada Bunda menyusui. Gigitan serangga, alergi bulu, dan makanan juga dapat memicunya.

Namun, terkadang Bunda bisa mengalami biduran saat kulit bereaksi terhadap keringat berlebih, stres emosional atau infeksi mononukleosis. Selain itu, biduran pada kulit bisa terjadi karena paparan dingin, panas matahari, atau penyakit autoimun.

Menyusui saat biduran

Bunda tidak perlu berhenti menyusui saat biduran ya. Biduran tidak menular, kecuali yang disebabkan infeksi virus.

Menghilangkan gatal-gatal saat menyusui itu rumit, karena apa pun yang dikonsumsi Bunda akan ditularkan ke bayi melalui ASI. Salah satu cara mengobati biduran adalah dengan bantuan obat antihistamin.

Namun, Bunda perlu konsultasi ke dokter agar kandungan obat tidak bercampur dengan ASI. Beberapa dokter menyarankan konsumsi obat segera setelah menyusui untuk mengurangi kemungkinan terakumulasi dalam ASI.

Selain minum obat, Bunda dapat mengatasi biduran dengan cara tradisional atau alami. Baca halaman berikutnya ya.

Simak juga cara tepat mencegah mastitis saat menyusui, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]