Jum. Apr 23rd, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Imbauan Pakar Usai 23 Orang Meninggal Akibat Divaksin COVID-19

Vaksin COVID-19 buatan Sinovac (Esti Widiyana/detikcom)

Jakarta

Pejabat kesehatan Norwegia mengeluarkan peringatan terkait vaksin COVID-19 untuk beberapa kelompok orang, Bunda. Kelompok yang perlu mendapat perhatian tersebut diantaranya orang tua atau lansia, serta yang memiliki gangguan kesehatan parah.

Peringatan tersebut dikeluarkan setelah terjadinya kematian 23 orang lansia. Yang mana, kejadian tersebut berlangsung tak lama setelah mereka menerima dosis pertama suntikan vaksin COVID-19 Pfizer.

Baca Juga : Sembuh COVID-19, Nirina Zubir Parno Buang Sampah di Depan Rumah

“Bagi mereka yang memiliki kelemahan paling parah, bahkan efek samping vaksin yang relatif ringan, dapat menimbulkan konsekuensi serius,” kata Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia, dikutip dari Wion.



“Bagi mereka yang memiliki sisa masa hidup yang sangat pendek, manfaat vaksin ini mungkin kecil atau tidak relevan,” lanjut peringatan tersebut.

Perlu Bunda ketahui, dari 23 korban meninggal, 13 diantarnaya telah dilakukan otopsi. Dalam investigasi yang dilakukan, Badan Obat Norwegia mengungkap bahwa efek samping vaksin yang umum, ternyata berdampak fatal bagi kelompok orang yang rentan.

Meski begitu, pejabat setempat mengatakan, peringatan tersebut tak berarti bahwa orang tua atau generasi muda harus menghindari vaksinasi. Itu hanya berupaya menyuarakan keprihatinan dan memberi peringatan bagi orang yang sakit dan rentan agar berhati-hati saat melakukan vaksinasi.

Produsen vaksin yang bekerja sama dengan pejabat terkait, Pfizer-BioNtech, mengimbau masyarakat agar tak terlalu khawatir. Dalam penyelidikan kematian tersebut, mereka mengklaim bahwa jumlah insiden sejauh ini tidak mengkhawatirkan dan sesuai dengan harapan.

Baca Juga : 23 Orang Meninggal Usai Divaksin COVID-19, Ini Penjelasan Dokter

Hingga saat ini, Norwegia telah memberikan dosis pertama vaksin virus COVID-19 kepada hampir 33.000 orang. Mereka menerapkan prioritas dengan memberikan vaksin pada golongan rentan, yakni pekerja pelayanan kesehatan dan lansia.

Menurut informasi lebih lanjut, mayoritas masyarakat di sana telah diberikan vaksin Pfizer, sementara beberapa lainnya diberi dosis yang sama dari Moderna. Bagaimana dengan vaksinasi COVID-19 di Indonesia?

Klik BACA HALAMAN BERIKUTNYA ya, Bunda.

Bunda simak juga yuk apa saja yang jadi persiapan tenaga kesehatan untuk vaksinasi COVID-19 dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner GKR BendaraFoto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari

(AFN/muf)