Sab. Jun 12th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Jangan Asal, Simak 10 Tips Menyiram Tanaman Hias Pot yang Tepat Bun

Menyirami tanaman hias terlihat mudah, nyatanya hal tersebut lebih sekadar membasahi tanaman dengan air saja, Bunda. Tak bisa dilakukan asal-asalan, sda hal-hal yang sebaiknya diperhatikan agar tanaman hias Bunda tidak mati.

Penyiraman tanaman harus dilakukan mempertimbangkan faktor lingkungan serta kebutuhan masing-masing tanaman. Hal ini dikarenakan setiap tanaman berbeda karakteristik dan berbeda juga lokasi penempatannya.

Baca Juga : 10 Tanaman Hias Gantung Jenis Sukulen yang Cantik untuk Dekorasi Ruangan

Dilansir dari sumber The Spruce, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat penyiraman sehingga pertumbuhan tanaman hias pot tetap sehat.




1. Kenali Karakteristik Tanaman

Kesalahan umum yang terjadi saat menyiram tanaman hias adalah tidak memerhatikan jenis tanaman Bunda. Beda jenis tanaman hias, berbeda pula frekuensi penyiramannya. Beberapa tanaman ada yang suka kering, kering di antara penyiraman, dan suka kelembapan secara konsisten.

Salah satu metode untuk mengetahui kebutuhan kelembaban tanaman adalah dengan menyimpan dan menjaga label tanaman, baik di dalam kantong plastik, map atau diikat, di bawah wadah, atau ditanam di tanah di sebelah tanaman.

2. Pilih Tanah yang Sesuai

Produsen tanah pot menawarkan beberapa formula tanah yang berbeda untuk membantu pemilik mengetahui kebutuhan tanamannya.

Produk yang diberi label “tanah pot umum”, dimaksudkan untuk memberikan kualitas “lembab tetapi dikeringkan dengan baik” yang disukai sebagian besar tanaman hias. 

Tanah pot berlabel “kaktus dan sukulen” mengandung pasir yang mengalir lebih cepat, menyediakan lingkungan yang ideal bagi tanaman yang tumbuh subur dalam kondisi kering. Sementara campuran tanah pot, diformulasikan untuk menyerap dan menahan kelebihan air pada drainase yang lebih baik dibandingkan tanah pot umum.

Umumnya, cocok untuk tanaman sayuran dan bunga tahunan.

3. Gunakan Jenis Pot yang Tepat

Banyak pot tanaman yang mudah keropos, sehingga menyebabkan tanah mengering lebih cepat. Bunda dapat menggunakan pot terracotta atau yang terbuat dari logam sebagai solusinya.

Pot terracotta dan sabut keranjang gantung dikenal popular di kalangan pecinta tanaman karena cepat mengering. Sementara penggunaan pot bahan logam juga dapat meningkatkan suhu tanah dalam wadah, sera bisa mengeringkan tanah dengan cepat.

Kendati demikian, jangan lupa Bunda, pot terracotta atau sabut keranjang gantung butuh perhatian ekstra dibandingkan pot plastik atau keramik berlapis kaca 

Jika ingin lebih praktis, belilah pot besar yang sesuai dengan area di mana tanaman diletakkan. Pot luar ruangan tidak boleh berukuran lebih kecil dari 10 inci, karena akan membuat tanaman mudah kering.

4. Perhatikan Tingkat Kelembapan Tanah

Sebelum menyiram, pastikan tanaman terasa kering. Penyiraman yang berlebihan dan jarang akan mempengaruhi kesehatan tanaman. Untuk mengetahuinya, Bunda bisa memeriksa kelembapan menggunakan jari yang ditempelkan sejauh mungkin ke dalam tanah. Bila tanah terasa kering, berarti tanaman membutuhkan air.

Tingkat kelembapan dapat berubah dengan cepat di musim panas, sehingga wadah yang terasa cukup lembap di pagi hari mungkin sudah kering pada sore hari.

5. Penyiraman Hingga ke Sistem Akar

Hal terpenting yang harus diingat saat menyiram adalah menyiram tanaman hingga ke dasar tanah. Ini ditandai dengan air yang mengalir keluar dari lubang drainase di bagian dasar pot. Jika tidak melihat air keluar dari dasar pot, mungkin Bunda kurang memberikan air.

Penyiram tanaman yang benar adalah memastikan bahwa air mencapai seluruh sistem akar. Sehingga sistem akar tumbuh kuat, dan menyediakan nutrisi baik yang diperlukan tanaman hias Bunda.

Baca Juga : Jenis Tanaman Hias Rambat yang Cocok untuk Taman Sempit

Simak juga tips membersihkan tanaman hias di dalam rumah, dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]