Sab. Okt 16th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Jangan Buru-Buru Kasih Sufor, Bunda! Ini 5 Cara agar Produksi ASI Melimpah

Bunda yang baru mulai menyusui umumnya khawatir kalau produksi Air Susu Ibu (ASI) tidak mencukupi buat bayi, sampai akhirnya memutuskan untuk memberi tambahan susu formula. Padahal dengan stimulasi yang tepat, Bunda bisa kok memiliki produksi susu melimpah.

Dikutip Health Line, Data dari Centers for Disease Control and Prevention menunjukkan bahwa sekitar 75 persen dari para Bunda yang mulai menyusui bayinya, berhenti sebagian atau seluruhnya di beberapa bulan pertama. 

Baca Juga : Jangan Sampai ASI Basi, Begini Cara Tepat Menyimpan dan Menyajikan

“Salah satu alasan paling umum untuk ini adalah kekhawatiran tentang produksi ASI yang tidak mencukupi,” kata Valinda Riggins Nwadike, MD, MPH, spesialis obstetri dan ginekologi.




Nwadike menyadari, bagi banyak wanita suplai ASI baik-baik saja. Namun, kalau Bunda memang ingin produksi “melimpah”, ada beberapa cara untuk melakukannya.

“Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk meningkatkan suplai ASI bergantung pada seberapa rendah suplai Anda untuk memulai dan apa yang berkontribusi pada rendahnya produksi,” kata Nwadike.

Menurutnya metode di bawah ini akan mulai berfungsi dalam beberapa hari:

1. Lebih sering menyusui

Nwadike menyarankan untuk sering menyusui dan biarkan bayi yang memutuskan kapan harus berhenti menyusu. “Saat bayi Anda menyusu pada payudara Anda, hormon yang memicu payudara Anda menghasilkan ASI dilepaskan. Itu adalah let-down reflex,” katanya.

Let-down reflex itu terjadi ketika otot-otot di payudara berkontraksi dan mengeluarkan ASI melalui saluran, yang terjadi segera setelah bayi mulai menyusu. Semakin sering Bunda menyusui, semakin banyak ASI yang dihasilkan payudara.

Menyusui bayi baru itu sekitar 8 hingga 12 kali sehari untuk membantu membangun dan mempertahankan produksi ASI. Tetapi ini bukan berarti kalau Bunda lebih sering atau lebih jarang menyusui menunjukkan adanya masalah.

2. Pompa di antara waktu menyusui 

Memompa di antara waktu menyusui juga dapat membantu Bunda meningkatkan produksi sehingga ASI melimpah. Menghangatkan payudara sebelum memompa dapat membantu membuat Bunda lebih nyaman dan juga lebih mudah memompa.

Bunda juga bisa coba memompa setiap kali selesai menyusui, bayi melewatkan menyusui, atau bayi ketika bayi meminum ASI perah.

3. Menyusui dari kedua sisi

Minta bayi menyusu dari kedua payudara setiap kali menyusui, Bunda. Biarkan bayi menyusu dari payudara pertama sampai dia melambat atau berhenti menyusu sebelum menawarkan payudara kedua. “Stimulasi saat kedua payudara disusui dapat membantu membuat produksi ASI melimpah. Memompa ASI dari kedua payudara secara bersamaan juga bisa meningkatkan produksi ASI dan menghasilkan kandungan lemak yang lebih tinggi pada ASI,” jelas Nwadike.

4. Kue laktasi

Bunda bisa membelinya atau membuat cookies menyusui. Nwadike menyadari meskipun belum ada penelitian yang tersedia tentang cookie laktasi secara khusus, beberapa bahan telah dikaitkan dengan peningkatan ASI. Makanan dan herbal tersebut mengandung galaktagog, yang dapat meningkatkan produksi ASI. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian.

Baca Juga : 3 Masalah Menyusui Dini Usai Melahirkan, ASI Tak Keluar hingga Nyeri Payudara

5. Makanan, jamu, dan suplemen lain

Ada makanan dan herbal lain yang dapat meningkatkan produksi ASI, menurut Canadian Breastfeeding Foundation. Beberapa, seperti fenugreek, telah ditemukan berpengaruh hanya dalam tujuh hari. “Selalu bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen baru, terutama saat menyusui. Bahkan pengobatan alami dapat menyebabkan efek samping,” tegas Nwadike.

Bunda coba deh, bikin smoothies ini di rumah. Selain enak, bisa jadi ASI Booster juga, lho! Yuk tonton videonya.

[Gambas:Video Haibunda]

(fia/fia)