Jakarta () – Jeruk selalu dianggap sebagai buah yang tinggi kandungan vitamin C, tak heran jika ekstraknya sering digunakan dalam berbagai kandungan produk kecantikan. Padahal ada buah bernama kakadu yang memiliki kandungan vitamin C tertinggi dibanding yang lainnya.

Ekstrak kakadu adalah buah dengan kandungan vitamin C tertinggi, demikian dr. Abelina Dini Fitria, MM, MARS.

Vitamin C sendiri merupakan antioksidan yang kuat dan multi-fungsi.

Antioksidan berguna untuk mencegah proses oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas. Proses oksidasi ini merupakan penyebab dari kerusakan sel.

Bila sel rusak maka akan terjadi hal-hal seperti aging yang ditandai dengan keriput, hiperpigmentasi, penurunan kulit, dan sebagainya. Sel rusak juga dapat memperlambat proses penyembuhan luka terutama karena jerawat.

"Radikal bebas sendiri paling banyak didapat dari sinar UV jadi bagus sekali memakai serum dengan kandungan vitamin C di pagi hari. Selain itu vitamin C juga menekan radang yang juga membuat aging dan memperlambat penyembuhan luka serta mencerahkan wajah," kata dr. Abelina dalam peluncuran NAMA Beauty pada Kamis (19/8).

Lebih lanjut dr. Abelina menjelaskan, kakadu mengandung vitamin E yang akan memiliki fungsi ganda jika digabungkan dengan vitamin C. Vitamin E bertugas untuk mempercepat regenerasi sel kulit dan juga melembabkan kulit.

Baca juga: Skincare rutin wajib untuk pemula

Saat digabung dengan vitamin C, maka akan menghasilkan kekuatan ganda untuk melawan tanda penuaan dan juga pembentukam bekas jerawat.

"Zinc pada kakadu juga baik untuk kulit karena memiliki anti-inflammatory property yang baik. Bagus sekali untuk mengatasi jerawat dan juga luka," kata dr. Abelina.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, Luna Maya selaku pemilik merek kecantikan NAMA Beauty menggunakan ekstrak kakadu dalam produk terbarunya yang bernama NAMA Skin C Booster Face Serum untuk membantu mendapatkan kulit cerah.

Luna mengatakan awalnya mencari tahu tentang bahan-bahan alami guna mencerahkan wajah. Dalam riset yang dilakukannya, buah kakadu pun muncul sebagai kandidat utama.

"Buat banyak orang, pasti masih jarang mendengar buah yang satu ini. Tapi ternyata setelah membaca detail tentang khasiat buah tersebut dan mengetahui kandungannya, ternyata buah Kakadu mempunyai kandungan vitamin C dan antioksidan yang sangat tinggi," kata Luna.

Baca juga: Mengadopsi tradisi luluran untuk kulit wajah sehat

Luna pun langsung menggunakan kakadu untuk serum dari produk dari NAMA. Serum ini bertujuan untuk membuat kulit wajah cerah, berfungsi sebagai perawatan anti-aging, mengatasi masalah kulit, dan menjaga skin barrier.

Skin barrier adalah lapisan kulit terluar yang berfungsi menjaga kulit dari berbagai gangguan dari luar, seperti bakteri, sinar UV, sampai polusi. Jika skin barrier ini kuat, maka kulit akan
terjaga tetap sehat dan indah.

Beberapa kelebihan dari NAMA Skin C Booster Face Serum adalah mengandung estrak kakadu plum yang kaya vitamin C, bahkan lebih tinggi dari jeruk, untuk membantu mencerahkan kulit, memiliki tiga jenis asam hialuronat yang berbeda (Natrium Hyaluronate,
Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Hyaluronic Acid) untuk menjaga kelembaban kulit.

Selain itu, serum ini juga mengandung multi-peptide, Acetyl Hexapeptide-8 (anti-aging) untuk mengurangi keriput, anti-blue light untuk memperlambat dan mengurangi tanda penuaan yang disebabkan oleh sinar blue light gawai, laptop, sampai ultra violet serta diperkaya dengan ekstrak bunga Calendula Officinalis dan Rosemary yang kaya antioksidan.

"Ini juga mengandung bahan alami, vegan. Mari kita bersama-sama merayakan hidup dengan lebih peduli pada kesehatan kita, termasuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit," ujar Luna.

NAMA Skin C Booster Face Serum akan dirilis bertepatan dengan hari ulang tahun Luna yakni pada 26 Agustus. Luna berharap ke depannya bisa menghadirkan rangkaian produk perawatan kulit lainnya.

Baca juga: Luna Maya nyesal tak pakai "skincare" sejak dini

Baca juga: Amankah hilangkan tato pakai laser?

Baca juga: Khasiat madu dan air mawar untuk cegah "maskne"

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © 2021