Ming. Mei 16th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Maknai Perjuangan Kartini, Ini 4 Larangan di Persidangan untuk Lindungi Wanita

Jakarta

Setiap tanggal 21 April masyarakat Indonesia selalu memperingati Hari Kartini ya, Bunda. Kartini sendiri dikenal sebagai salah satu pahlawan wanita Indonesia yang memperjuangkan hak-hak dan kesetaraan gender pada perempuan, khususnya dalam bidang pendidikan.

Raden Ajeng Kartini sangat menentang keras pasifnya posisi perempuan di Indonesia pada masa itu, Bunda. Kartini sangat yakin bahwa perempuan juga memiliki hak dan kemampuan yang sama dengan laki-laki.

Baca Juga : Ucapan Hari Kartini dari Tokoh & Artis, Sri Mulyani hingga Krisdayanti

Semakin berkembangnya zaman, perjuangan Kartini memang sudah semakin terlihat, Bunda. Buktinya, ada banyak perempuan yang kini bisa sejajar dengan laki-laki. Misalnya saja presiden, pilot, bahkan supir bus.




Namun, bukan berarti diskriminasi yang dilakukan terhadap perempuan sudah sepenuhnya menghilang. Beberapa tahun belakangan bahkan marak beredar kasus pelecehan seksual dan penganiayaan yang dilakukan terhadap perempuan.

Banner HaiBunda Hari Kartini 2021/ Foto: Mia Kurnia Sari

Untuk itu, dibuatlah aturan khusus di pengadilan untuk melindungi perempuan. Menurut Jaksa Fungsional Kejaksaan Agung, Erni Mustikasari, Kartini ingin perempuan Indonesia nantinya bisa menentukan pilihan-pilihan dan menentukan masa depan.

“Ibu Kartini itu berpikir bahwa perempuan Indonesia nanti bukan hanya mendapatkan kedudukan yang setara, tapi perempuan di Indonesia dapat menentukan pilihan-pilihan dan mengambil keputusan. Tentunya untuk menentukan masa depan,” kata Erni dalam Talkshow virtual Peringatan Hari Kartini yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemenpppa) pada Rabu (21/4/2021).

Sementara itu, Diah Sulastri Dewi selaku Hakim Tinggi PT Tanjung Karang, mengungkapkan bahwa sebagai seorang perempuan, ia harus bisa membagi dirinya sebagai Hakim, istri, dan juga seorang Bunda.

“Saya memaknai perjuangan Kartini harus merespon dan meraih impian tersebut dengan cara bagaimana saya sebagai seorang hakim, istri, dan seorang ibu, dapat mengeksplore secara seimbang antara aparat penegak hukum perempuan. Begitu juga kodrat saya sebagai istri dan mengatur waktu dengan keluarga sebagai seorang ibu,” kata Diah.

Diah juga menjelaskan bahwa ada 4 larangan hakim dalam melindungi hak-hak perempuan dalam persidangan nih, Bunda. Klik baca halaman berikutnya, yuk.

Baca Juga : Hari Kartini, Ini 15 Kutipan Inspiratif Tokoh Wanita Dunia yang Bisa Diposting di IG

Bunda, simak juga video wanita terkaya di dunia di tahun 2020 berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]