Meghan Markle Akhirnya Buka Suara soal Tudingan Mem-bully Eks Staf Kerajaan

Meghan Markle dan Pangeran Harry

Jakarta

Sejak ‘berpisah’ dari Kerajaan Inggris, Meghan Markle dan Pangeran Harry sudah jarang muncul di publik. Namun, belum lama ini, keduanya memutuskan untuk tampil di berbagai talk show di Amerika Serikat, Bunda.

Di antaranya, Pangeran Harry jadi bintang tamu acara Late Late Show James Corden, lalu keduanya baru-baru ini tampil di talk show Oprah Winfrey. Dalam acara ini, Meghan Markle pertama kalinya berbicara terbuka untuk publik.

Baca Juga : Pangeran Harry Tur Keliling LA, Tanya Meghan Sebelum Tawar Harga Rumah

Calon ibu dua anak ini pun mengatakan pada sang pembawa acara bahwa dia tidak takut dengan konsekuensi berbicara dalam wawancara. Dalam klip berdurasi 30 detik tersebut, Oprah terlihat bertanya kepada wanita bergelar Duchess of Sussex itu.




“Bagaimana perasaan Anda tentang Istana mendengar Anda berbicara kebenarannya hari ini?” tanya Oprah Winfrey.

“Saya tidak tahu bagaimana mereka bisa mengharapkan bahwa, setelah sekian lama, kami akan tetap diam jika ada peran aktif yang dimainkan oleh The Firm dalam melanggengkan kebohongan tentang kami,” jawab Meghan Markle.

“Dan, jika itu disertai dengan risiko kehilangan, maksud saya, saya … banyak yang sudah hilang,” ujar wanita 39 tahun itu.

Cuplikan video wawancara tersebut dirilis pada Kamis, 4 Maret 2021, hanya beberapa jam setelah Istana Buckingham mengonfirmasi bahwa mereka melakukan penyelidikan atas klaim bahwa Meghan Markle telah menindas atau bullying pada mantan anggota staf Kerajaan Inggris.

Berikut pernyataan resmi dari pihak Istana Buckingham:

“Kami jelas sangat prihatin dengan tuduhan di The Times menyusul klaim yang dibuat oleh mantan staf The Duke dan Duchess of Sussex.

“Oleh karena itu, tim SDM kami akan melihat keadaan yang diuraikan dalam artikel. Anggota staf yang terlibat pada saat itu, termasuk mereka yang telah meninggalkan Rumah Tangga, akan diundang untuk berpartisipasi melihat apakah ada pelajaran yang dapat diambil.”

“Keluarga Kerajaan telah menerapkan kebijakan Martabat di Tempat Kerja selama beberapa tahun dan tidak akan mentolerir penindasan atau pelecehan di tempat kerja.”

Untuk Bunda ketahui, The Times melaporkan pada 2 Maret lalu, Meghan Markle jadi subjek pengaduan atau diduga melakukan bullying saat masih tinggal di Istana Kensington bersama suaminya, Pangeran Harry.

Baca kelanjutannya di halaman berikutnya.

Baca Juga : Meghan Markle Umumkan Kehamilan, Deja Vu Saat Putri Diana Hamil Pangeran Harry

Simak juga video cerita cinta Nadia Vega:

[Gambas:Video Haibunda]