Jakarta () – Founder MS Glow Shandy Purnamasari mengatakan saat ini masih banyak laki-laki yang belum memiliki kesadaran untuk merawat kulit padahal produk skincare tak hanya untuk perempuan saja.

“Yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kami adalah memberi edukasi untuk semua laki-laki di Indonesia bahwa merawat diri itu tidak hanya untuk perempuan, tapi laki-laki pun ada,” ujar Shandy saat diskusi virtual Muharram Marketing Festival 2021 pada Senin.

Menjawab tantangan tersebut, baru-baru ini MS Glowq memilih brand ambassador Priya Prayogha Pratama Tanjung atau lebih dikenal dengan Babe Cabiita dan Marchel Widianto untuk kampanye iklan produk MS Glow for Men dengan konsep untuk mematahkan privilese dan stereotipe ukuran ketampanan laki-laki.

“Kami membuat kampanye itu supaya semua laki-laki memiliki kesadaran untuk merawat diri. Bukan soal ‘saya merasa tidak ganteng jadi tidak perlu pakai skincare’, seharusnya bukan seperti itu,” terang Shandy.

“Kami ingin mematahkan stereotipe dengan membuat kampanye menarik. Brand ambassador tidak selamanya harus tampan sempurna. Kami ingin memberi pandangan bahwa laki-laki yang merawat diri tak hanya mereka dengan tipikal kulit putih, tinggi, apalagi kekar,” lanjutnya.

Untuk menarik minat konsumen laki-laki, Shandy mengatakan bahwa mereknya juga mengeluarkan produk dengan konsep simpel dan tidak terlalu banyak tahapan penggunaan yang bertele-tele.

“Misalnya, kami tidak membuat produk sunscreen yang cara penggunaannya dioles karena terkesan agak ribet. Jadi, kami bikin produk berbentuk spray yang lebih simpel dan cepat pemakaiannya untuk laki-laki,”

Shandy mengungkapkan produk perawatan untuk laki-laku telah diluncurkan sejak dua tahun lalu dan hingga sekarang terdapat peningkatan jumlah konsumen meski tantangannya harus bersaing dengan merek-merek produk kecantikan lainnya di pasaran.

“Sebenarnya laki-laki sendiri ingin memakai produk kecantikan seperti perempuan, hanya saja kebanyakan merasa malas untuk datang ke klinik. Di situlah akhirnya kami mengeluarkan produk sebagai jawaban dan lebih melihat peluang itu sebagai bisnis,” ujar Shandy.

Shandy juga menjelaskan bahwa MS Glow bisa bertahan di dalam industri kosmetik salah satunya karena perusahaan menjalankan dua bisnis kecantikan, yaitu dengan membuka klinik dan mengeluarkan produk yang dipasarkan melalui daring.

“Kami memiliki varian produk, seperti skincare untuk perempuan dan laki-laki, hingga produk untuk anak-anak. Sejak launching pada 2015, produk kami sudah halal, aman, dan berkualitas,” katanya.

Lebih lanjut Shandy mengatakan bahwa bisnis manufakturnya mengedepankan prinsip halal dari hulu sampai hilir meski segmentasi MS Glow cenderung universal dan tidak spesifik masuk ke pasar produk halal.

“Kami sangat mendukung pasar produk halal. Saat ini untuk tren produk halal itu sangat meningkat, banyak bahan-bahan islami seperti saffron dan zam-zam, mulai
digunakan di skincare dan MS Glow mendukung program tersebut,” tuturnya.

Menurutnya, pada 2020 terdapat peningkatan populasi muslim di Indonesia sebesar 87 persen. Hal tersebut membuka peluang bagi industri untuk menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.

Baca juga: Kenali "purging", tanda ketidakcocokan produk perawatan kulit wajah

Baca juga: Lakukan "face scrub" dengan tepat agar masalah skindemik minggat

Baca juga: Jangan salah pilih jenis skincare untuk perawatan atau pengobatan

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © 2021