Sab. Jun 12th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Booming Sepeda Susut, Terjadi Over Supply, Harga Terjun Bebas

Petugas kepolisian menghalau setiap sepeda yang berada di luar jalur di kawasan Sudirman - Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (2/6/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, Indonesia РTren booming sepeda telah sampai pada masa puncaknya dan mulai mengalami penurunan permintaan memasuki paruh 2021. Penurunan ini tak hanya terjadi pada permintaan yang menurun namun juga turunnya harga secara signifikan karena over supply (kelebihan pasokan sepeda) di pasaran.

Asosiasi Pengusaha Sepeda Indonesia (Apsindo) mencatat telah terjadi penurunan harga, khususnya pada sepeda lipat 20%-30% karena kondisi tersebut. Padahal para produsen malah mengambil kesempatan ini untuk meningkatkan produksi dan menambah jumlah pekerjanya demi meningkatkan jumlah sepeda yang dijual di pasar.

Pilihan Redaksi
  • Orang RI Sudah Mulai Beli Mobil Baru, Nih Faktanya
  • Tiba-Tiba 236 Ribu Royal Enfield Kena Recall, Termasuk di RI
  • Mobil Listrik Mengaspal, RI Hemat Devisa Rp 14,4 T di 2030

“Range (harga) turun 20%-30%, itu realita yang harus diterima. Barang yang lama sampai di grosir akhirnya jual barang saja, yang penting ngejar cashflow. Harga modal saja dilempar supaya terjadi perputaran. Pasar menyesuaikan diri dengan keadaan. Tapi demand tetap ada,” kata Eko Wibowo Utomo, Ketua Apsindo, seperti dikutip Sabtu (5/6/2021).

Sebagai jalan keluar, para produsen ini mulai mencari kesempatan untuk mengekspor hasil produksinya ke negara tetangga hingga China. Setidaknya dalam satu bulan tiap produsen bisa mengirim hingga seribu unit sepeda.

Upaya lainnya yang dilakukan untuk menghadapi oversupply ini adalah dengan menurunkan harga jual. Menurut Eko setidaknya telah terjadi penurunan harga jual di kisaran Rp 2 juta per unit dari harga aktual Rp 3 juta-Rp 4 juta.

“Rp 2 jutaan dari harga Rp 3 juta – Rp 4 juta di sebelumnya. Contoh sepeda dengan frame, sama dia downgrade sparepart untuk kejar harga Rp 2 juta. Dulu harga Rp 3 juta – 4 juta bisa beli. Sekarang sensitif sama harga,” terangnya.

Pantauan Indonesia di beberapa situs jual beli sepeda online, terlihat beberapa sepeda mengalami penurunan harga. Namun, harga ini adalah contoh dari perkiraan sehingga di lapangan bisa ada perbedaan tergantung toko dan lokasi.

Berikut perkiraan perbandingannya:

Turanza 2503

  • Beberapa bulan lalu : Rp. 1,7 juta
  • Saat ini : Rp. 1,1 juta

Pacific Revolt 3.0 21 Speed

  • Beberapa bulan lalu: Rp 1,8 juta
  • Saat ini : Rp. 1,56 juta

Polygon tipe Path 18 G

  • Beberapa bulan lalu: Rp 9,050 juta
  • Saat ini: Rp. 8,7 juta

Folding Bike Foldx xlite Edisi Damn I Love Indonesia

  • Beberapa bulan lalu : Rp10,6 juta
  • Harga saat ini : Rp 9 juta

Marin Sepeda Bobcat Trail 3

  • Beberapa bulan lalu : Rp. 8 juta
  • Saat ini : Rp. 6,2 juta.

[Gambas:Video ]

(roy/roy)