Sel. Mei 18th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Borong 6 Kapal, Siapa Pemilik Humpuss selain Tommy Soeharto?

Goro Mart

Jakarta, Indonesia – Perusahaan angkutan laut milik Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) berencana akan membeli sebanyak 6 unit kapal baru senilai US$ 88 juta atau Rp 1,28 triliun (kurs Rp 14.500/US$).

Sebelumnya pada awal April ini, Humpuss menjual kapal milik perusahaan senilai Rp 38,35 miliar. Penjualan itu dilakukan oleh anak usahanya yakni PT Hutama Trans Kencana (Matrans) berupa 1 unit kapal yakni Ghina Energy.

Rencana pembelian 6 kapal tahun ini terungkap berdasarkan paparan publik Humpuss per Desember 2020 yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Lantas siapa saja pemilik saham Humpuss selain putra dari mendiang Presiden Soeharto ini?

Pemegang Saham Humpuss 31 Maret 2021Foto: Pemegang Saham Humpuss 31 Maret 2021
Pemegang Saham Humpuss 31 Maret 2021

Berdasarkan publikasi daftar pemegang saham lebih dari 5% yang dipublikasikan Humpuss sampai dengan 31 Maret 2021, pemegang saham terbesar yakni PT Humpuss sebanyak 3.232.699.113 atau 45,52%.

Perusahaan ini beralamat di Gedung Grana, Jalan HR Rasuna Said, di Lantai 9 Jakarta.

Berikutnya H Hutomo Mandala Putra SH alias Tommy Soeharto sebanyak 738.692.651 saham atau 10,40%, beralamat di Jalan Cendana Nomor 12 RT 002/001, Jakarta.

Satu lagi yakni PT Menara Cakra Buana, beralamat di Cyber 2 Tower Lantai 17, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Kepemilikannya sebesar 2.331.552.091 atau 32,83%.

Untuk Tommy, dengan kepemilikan sebanyak 738,692,651 saham HITS, maka bila diasumsikan harga saham HITS saat ini di kisaran Rp 410 per saham, maka ia mempunyai kepemilikan valuasi saham sebesar Rp 302,86 miliar.

Baca:

Bisnis Masih Oke, Ritel Tommy Soeharto Cuma Ganti Strategi

Adapun PT Humpuss adalah pemilik terakhir dari HITS dan perusahaan ini berdiri sejak 23 April 1984.

Berdasarkan situs resminya, Tommy juga tercatat sebagai Komisaris Utama PT Humpus. Komisaris lainnya dijabat oleh Ari Haryo Wibowo atau biasa dikenal dengan nama Ari Sigit, pengusaha Indonesia yang juga salah satu cucu dari mantan Presiden Soeharto. Ari adalah putra dari Sigit Harjojudanto dan Sigit Harjo adalah anak kedua dari mendiang Presiden Soeharto.

Dengan porsi saham sebanyak 3,232,699,113 saham, maka valuasi saham PT Humpuss di HITS setara Rp 1,32 triliun. Bila digabung, maka di HITS saja, valuasi kepemilikan milik Tommy sebesar Rp 1,63 triliun.

Adapun pemegang saham lainnya yakni Menara Cakra Buana belum diketahui secara pasti siapa di balik perusahaan ini.

Namun tercatat pada 23 Juli 2014, dalam RUPSLB kala itu, manajemen mengungkapkan ada investor masuk lewat konversi utang menjadi saham.

Saat itu HITS melunasi seluruh utangnya senilai US$140,94 juta atau sekitar Rp 1,7 triliun kepada Athens Investment Funds SA. Caranya lewat konversi seluruh utang tersebut ke dalam bentuk saham, sehingga Athens melalui dua ‘kendaraan’ bisnisnya di Indonesia, ketika itu langsung memiliki total 34,33% saham HITS.

Kedua ‘kendaraan’ itu yakni PT Joyo Agung Permata dan PT Menara Cakra Buana. Adapun belum ada informasi detail Athens, di mesin pencarian hanya mengacu pada perusahaan properti asal AS, Athens Investment.

HITS adalah perusahaan yang bergerak di sektor energi dengan sub sektor oil, gas dan coal. Perseroan mencatatkan saham perdana di Bursa pada 15 Desember 1997 silam dengan harga IPO senilai Rp 675 per saham.

Mengacu data BEI pada perdagangan Rabu kemarin (28/4), dalam sebulan terakhir, harga saham HITS terkoreksi 5,53%, sedangkan, sejak awal tahun ini harga sahamnya jatuh 15,64% dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 2,91 triliun.

Secara terpisah, Komisaris Utama Humpuss Theo Lekatompessy saat itu mengatakan strategi agresif perusahaan dalam berbelanja kapal tahun ini tetap dilanjutkan guna ekspansi bisnis perusahaan yang sempat tertunda pada 2020.

“Strategi tahun ini hampir sama dengan strategi di tahun 2020. Sifatnya lebih banyak konservatif. Kami bergeser dari vessel carrier gas, menjadi infrastruktur bisnis di bidang gas,” katanya dalam dokumen paparan tersebut, dikutip Indonesia, Rabu (28/4/2021).

“Kapal FSRU [floating storage regasification unit, kapal pengangkut LNG] merupakan harapan bisnis di tahun ini, diharapkan sekitar 25-30 persen pendapatan dari FSRU pada tahun ini.”

Budi Haryono, Direktur Utama Humpuss, menjelaskan kapal yang akan ditambah tahun ini yakni ada enam yakni FSRU 1 unit berkapasitas 15.000 metrik ton, dan Harbor Tug 2 unit untuk proyek kontrak dengan Pelindo dan proyek di Amurang.

Kemudian kapal Oil Tanker 1 unit dengan bobot 90.000-110.000 metrik ton DWT, lalu LPG Tanker 1 unit dengan kapasitas 22.000 metrik ton, dan Chemical Tanker 1 unit dengan kapasitas 4.000-6.000 meter kubik untuk mengangkut metanol.

Sebagai informasi, masih ada saham publik di HITS, yakni sebesar 7,82% atau setara 534.646.571 saham per September 2020.

Baca:

Borong Kapal Rp 1,3 T, Ini Harta Tommy Soeharto di Humpuss

[Gambas:Video ]

(tas/tas)