Sab. Okt 16th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Fakta-Fakta Ledakan Kilang Balongan, Bukan yang Pertama!

Jakarta, Indonesia РKilang Minyak PT Pertamina RU IV Balongan, Indramayu, Jawa Barat meledak pada Senin dini hari, (29/3/2021). Sejumlah warga bahkan merasa ledakan tersebut bak gempa yang cukup besar.

“Keluarga kita agak jauh di Singaraja tapi terasa juga, kayak gempa. Yang rumahnya dekat situ mah atap-atapnya pada runtuh. Rumahku jauh tapi berasa tangkinya gede banget,” kata Lia, seorang warga kepada Indonesia.

Pilihan Redaksi
  • Kebakaran Kilang Pertamina, Ribuan Rumah Warga Mati Listrik
  • Kilang Balongan Kebakaran, ESDM Terjunkan Tim Identifikasi
  • Bos Pertamina Blusukan Cek Efek Kebakaran di Kilang Balongan

Kebakaran ini bahkan membuat 10 gardu distribusi PLN di Indramayu terdampak. Berdasarkan data PLN, setidaknya ada 1.078 pelanggan terdampak di mana 1.018 di antaranya masih belum dapat dioperasikan.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Pertamina pun sudah melakukan evakuasi terhadap warga ke sejumlah posko pengungsian.

“Kami memohon maaf kepada warga sekitar. Kami meminta untuk tetap tenang dan menjauhi lokasi kebakaran. Kami juga mohon maaf karena melakukan pemblokiran jalan. Keselamatan masyarakat di sekitar kilang menjadi prioritas utama kami,” katanya.

Pertamina sendiri belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya ledakan. Namun, perusahaan minyak milik negara itu memastikan ledakan bukan berasal dari kilang melainkan tangki minyak.

Pasca insiden, Pertamina melakukan normal shutdown kepada kilang tersebut dan dilakukan pengendalian arus minyak dan perluasan pencegahan kebakaran untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Akibat kejadian ini, perusahaan harus kehilangan produksi sebesar 400.000 barel. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena kondisi bahan bakar masih dalam situasi terkendali.

Bahan bakar akan dipasok dari Kilang Cilacap dan PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama yang masing-masing memiliki produksi 300.000 barel dan 500.000 barel per hari.

Halaman 2>>