Sab. Jun 12th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Fauci Desak China Rilis Rekam Medis Staf Lab Wuhan, Kenapa?

Anthony Fauci. (AP/Kevin Dietsch)

Jakarta, Indonesia РAhli penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS) Anthony Fauci meminta pemerintah China untuk segera merilis rekam medis para staf laboratorium di Institut Virologi Wuhan yang menderita sakit sebelum virus corona penyebab Covid-19 merebak. Hal itu untuk membuktikan teori mengenai virus itu yang bocor dari laboratorium tersebut.

Mengutip Financial Times, Jumat (4/6/2021), catatan yang dimaksud menyangkut tiga peneliti di Institut Virologi Wuhan yang dilaporkan jatuh sakit pada November 2019 dan juga enam penambang yang jatuh sakit setelah memasuki sebuah gua kelelawar pada 2012. Para ilmuwan dari Institut Virologi Wuhan kemudian mengunjungi gua tersebut untuk mengambil sampel dari kelelawar. Diketahui tiga penambang di gua itu tewas.

“Saya ingin melihat rekam medis dari tiga orang yang dilaporkan sakit pada 2019. Apakah mereka benar-benar sakit, dan jika demikian, apa yang mereka derita?,” tanya Fauci.

“Sama dengan para penambang yang sakit bertahun-tahun yang lalu. Apa yang dikatakan catatan medis orang-orang itu? Apakah ada virus pada orang-orang itu? Apa itu? Sangat mungkin bahwa asal-usul SARS-CoV-2 ada di gua itu dan mulai menyebar secara alami atau melalui lab,” lanjutnya.

Shi Zhengli, pakar terkemuka Institut Virologi Wuhan yang meneliti virus corona, sebelumnya telah membantah bahwa virus itu bocor dari laboratorium virologi Wuhan.

Hal yang sama juga disuarakan oleh pemerintah China. Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Wang Wenbin, mengulang pernyataan bahwa tidak ada staf lab Wuhan yang terinfeksi Covid-19.

Teori mengenai Covid-19 yang merebak dari lab virologi Wuhan digaungkan pada masa kepemimpinan Presiden Donald Trump. Namun pada saat itu, banyak ahli yang meragukan klaim ini dengan menyatakan virus itu menyebar secara zoologis atau dari hewan ke manusia.

Bahkan WHO sendiri sejauh ini mengesampingkan klaim itu setelah mereka terjun langsung ke pasar becek di Wuhan, tempat pertama kali virus itu menyebar luas. Dalam kunjungan dan observasi itu, mereka menyebut tidak dapat menyimpulkan secara gamblang, namun hanya melaporkan bahwa virus corona menyebar dari kelelawar ke manusia melalui hewan perantara yang hingga kini belum teridentifikasi.

Namun, klaim itu mulai naik lagi ke permukaan setelah Presiden Joe Biden mengaku telah memerintahkan tinjauan intelijen lebih dekat tentang apa yang dia katakan sebagai skenario yang sama masuk akal tentang asal-usul pandemi Covid-19.

Salah satu skenario yang ditulis dalam laporan Intelijen AS itu menyebut para peneliti di Institut Virologi Wuhan, tempat wabah itu berasal pada akhir 2019, mencari perawatan di rumah sakit setelah jatuh sakit “dengan gejala yang konsisten dengan Covid-19 dan penyakit musiman yang umum.”

[Gambas:Video ]

(miq/miq)