Jum. Apr 23rd, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Harga Minyak Melonjak 7% Lebih Bulan Ini, Tapi…

FILE PHOTO: Oil pours out of a spout from Edwin Drake's original 1859 well that launched the modern petroleum industry at the Drake Well Museum and Park in Titusville, Pennsylvania U.S., October 5, 2017. REUTERS/Brendan McDermid/File Photo

Jakarta, Indonesia – Harga minyak dunia melonjak bulan ini. Namun pada pekan terakhir, ada tanda harga si emas hitam mulai goyang.

Mengawali 2021, harga minyak cukup impresif dengan penguatan tajam. Sejak akhir 2020, harga minyak jenis brent melonjak 7,9% sementara light sweet melesat 7,48%.

Baca:

Kasus Covid-19 Dunia Tembus 100 Juta, Harga Minyak Galau

Prospek pemulihan ekonomi dunia membuat ekspektasi peningkatan permintaan energi terpupuk. Dalam laporan terbarunya, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan ekonomi dunia pada 2020 tumbuh -3,5%. Lebih baik ketimbang proyeksi sebelumnya yaitu -4,4%.

Untuk 2021, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia tumbuh 5,5%. Lebih tinggi perkiraan sebelumnya yang sebesar 5,2%.

Ekonomi yang membaik tentu ditandai dengan meningkatnya permintaan energi. Hasilnya, harga minyak bergerak ke utara.

Dalam survei yang digelar Reuters pada Desember 2020, 39 ekonom dan analis yang menjadi responden memperkirakan rata-rata harga minyak jenis brent tahun ini sebesar US$ 50,67/barel. Naik dibandingkan angka perkiraan bulan sebelumnya yaitu US$ 49,35/barel.

Sedangkan rata-rata harga minyak jenis light sweet sepanjang 2021 diperkirakan US$ 47,45/barel. Lebih tinggi ketimbang survei sebulan sebelumya yang memperkirakan di US$ 46,4/barel.

Baca:

IMF Beri Ramalan Baik Ekonomi Dunia, Tapi Tidak untuk RI