Sel. Mei 18th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Harga Saham Aladin Meroket Gila-gilaan, Gimana Sih Dapurnya?

Bursa Efek Indonesia

Jakarta, Indonesia – Saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) dalam sepekan terakhir masuk dalam daftar saham dengan kenaikan tertinggi. tersebut. Jika dihitung sejak penawaran perdana alias IPO, harga saham BANK sudah melesat puluhan kali lipat.

BANK yang baru melantai di bursa awal Februari lalu ini harga sahamnya ditawarkan di Rp 103/unit akan tetapi harga sahamnya pada perdagangan kemarin ditutup di level Rp 3.810/unit atau kenaikan 3.699%.

Bank mini yang menggaet PT NH Korindo Sekuritas ini sebagai penjamin emisinya terus melesat berbekal sentimen positif bank digital yang siap menyasar segmen underserved community.

Bersama bank mini lainnya saham BANK berkali-kali menduduki jajaran top gainers di setiap perdagangan pada Februari dan Maret silam. Pergerakan liar harga saham BANK membuat otoritas bursa sampai menato saham ini dengan label unusual market activity (UMA).

Baca:

Anak Menlu Jadi Bos, Waspada..Saham BANK Sudah Meroket 2.800%

Tak sampai di situ karena harganya terus membandel bursa sebagai regulator berberapa kali sampai menggembok perdagangan saham bank ini.

Suspensi pertama dilakukan pada dua pekan setelah listing atau tepatnya pada 17-18 Februari 2021. Suspensi yang kedua dilakukan pada pertengahan Maret yakni pada 16 Maret 2021.

Setelah digembok selama 14 hari perdagangan, saham BANK bukannya ambles malah lanjut menguat. Hal ini jelas berbeda dengan saham bank mini lain yang gantian didera auto reject bawah (ARB) berjilid-jilid.

Hingga penutupan perdagangan kemarin (15/4/2021), nilai kapitalisasi bank dengan aset sebesar Rp 715,6 miliar ini tembus Rp 49,8 triliun.

Fantastisnya lagi nilai kapitalisasi pasar BANK bisa mengungguli bank-bank lain di kelas BUKU III dan BUKU IV seperti PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Baca:

Amsyong! IHSG-nya Hijau, Saham-saham Ini Kena ARB