Sab. Mei 15th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Heboh Silicon Valley RI “Bukit Algoritma” di Sukabumi

Silicon Valley. (wikipedia.org)

Jakarta, Indonesia – Indonesia akan membangun pusat riset dan teknologi bernama Bukit Algoritma di Cikidang dan Cibadak Sukabumi, Jawa Barat. Daerah ini juga kembali diplot menjadi ‘Silicon Valley’ di Indonesia, yaitu kawasan pengembangan riset dan sumber daya manusia yang berbasis industri 4.0.

Politisi PDI Perjuangan Sekaligus Pendiri Gerakan Inovator Budiman Sudjatmiko, mengatakan proyek ini digagas oleh Kiniku Bintang Raya KSO. Itu merupakan perusahaan gabungan antara PT Kiniku Nusa Kreasi bekerja sama dengan PT Bintang Raya Loka Lestari. Mendelegasikan pekerjaan konstruksi kepada PT Amarta Karya (Persero).

Pilihan Redaksi
  • Ini Rancangan Bukit Algoritma, Silicon Valley RI di Sukabumi
  • Bukit Algoritma ‘Silicon Valley’ RI Rp 18 T, Investor Antre!
  • Ridwan Kamil Soal Bukit Algoritma: Jangan Cuma Jadi Gimmick!

Rencana pembangunan awal kawasan ini akan dimulai pada bulan ini. Saat ini masih dalam tahap pemetaan dalam waktu tiga hari ke depan di wilayah bukit sebesar 888 hektar.

“Eksekusi bulan April mulai memberikan kewenangan ke main contractor, saat ini ada pemetaan selama tiga hari di wilayah bukit,” kata Budiman yang juga Ketua Pelaksana PT Kiniku Bintang Raya KSO kepada Indonesia, Senin (12/4/2021).

PT Amarta Karya (Persero) yang menjadi kontraktor utama proyek itu akan membangun infrastruktur kawasan mulai dari jalan, instalasi listrik, hingga gedung – gedung. Itu adalah rencana pembangunan tahap awal selama tiga tahun pertama.

Tahapan awal ini diperkirakan dapat memakan biaya investasi mencapai Rp 18 triliun. Budiman yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Kiniki Bintang Raya KSO menjelaskan dana investasi itu berasal dari swasta murni yang diperoleh dari investor dalam maupun luar negeri.

“Dari Arab sudah ada minat, selain itu Eropa juga Amerika Utara, tapi komitmen baru dapat dari salah satu negara Amerika Utara itu,” jelasnya.

Budiman menjelaskan roadmap pembangunan kawasan itu akan dibangun science park, gedung penelitian yang akan disewakan untuk teknologi kuantum dan kecerdasan buatan, rekayasa nano untuk teknologi bangunan, penelitian otak dan rekayasa genetika, produksi obat -obatan. Juga bangunan riset untuk komponen semikonduktor, pabrikasi otak komputer, juga energy storage berbentuk baterai.

Halaman 2>>>