Kam. Mei 13th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

India Tak Sendiri, Covid Menyebar Cepat di Negara Ini 22.000%

A health worker performs a COVID-19 test on a man at a hospital in Manila, Philippines on Monday, April 26, 2021. COVID-19 infections in the Philippines surged past 1 million Monday in the latest grim milestone as officials assessed whether to extend a monthlong lockdown in Manila and outlying provinces amid a deadly spike or relax it to fight recession, joblessness and hunger. (AP Photo/Aaron Favila)

Jakarta, Indonesia –¬†India tidak sendiri. Rupanya beberapa negara berkembang lainnya di seluruh dunia juga tengah mengalami gelombang tsunami Covid-19 yang mengganas.

Beberapa negara berkembang seperti Laos hingga Thailand di Asia Tenggara, dan negara-negara yang berbatasan dengan India seperti Bhutan dan Nepal, melaporkan lonjakan kasus infeksi yang cukup signifikan dalam beberapa minggu terakhir.

Pilihan Redaksi
  • Kasus Corona Naik Lagi, Singapura Keluarkan Ultimatum Khusus!
  • Warning! Tren Corona Naik di ASEAN, Singapura hingga Kamboja
  • Malaysia Darurat Corona! Lockdown Berlaku, ICU Hampir Penuh

Sebagaimana ditulis oleh Bloomberg, peningkatan kasus infeksi terjadi karena munculnya varian virus corona yang lebih menular. Namun tidak hanya itu, faktor rasa puas diri dan kurangnya sumber daya untuk menekan penyebaran penyakit juga disebut sebagai kunci penyebaran virus yang masif.

“Sangat penting untuk menyadari bahwa situasi di India dapat terjadi di mana saja. Ini masih merupakan tantangan besar,” kata Hans Kluge, direktur regional di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa, dalam pengarahan minggu lalu.

Diurutkan berdasarkan perubahan infeksi baru yang tercatat dalam sebulan terakhir dibandingkan bulan sebelumnya, Laos berada di urutan pertama dengan peningkatan 22.000%, diikuti oleh Nepal dan Thailand. Kedua negara mengalami beban kasus baru yang meroket lebih dari 1.000% dalam sebulan.

Selain itu, Bhutan, Trinidad dan Tobago, Suriname, Kamboja dan Fiji juga berada di daftar teratas setelah mengalami penambahan kasus hingga tiga digit dalam waktu singkat.

Di Laos minggu lalu, menteri kesehatan mencari peralatan medis, persediaan dan perawatan, karena kasus melonjak lebih dari 200 kali lipat dalam sebulan. Sementara rumah sakit di Nepal penuh dengan cepat hingga kehabisan pasokan oksigen.

Fasilitas kesehatan di Thailand kini berada di bawah tekanan, dimana 98% kasus baru berasal dari jenis patogen yang lebih menular, sementara beberapa negara pulau di Samudra Pasifik menghadapi gelombang Covid pertama mereka.

Meskipun tidak ada tempat yang dekat dengan populasi India atau gejolak dalam cakupannya, lonjakan yang dilaporkan di beberapa negara ini jauh lebih curam, menandakan potensi bahaya dari penyebaran yang tidak terkendali.

Dikatakan kebangkitan kasus meningkatkan urgensi pengiriman pasokan vaksin ke negara-negara yang lebih miskin dan kurang berpengaruh dan mencegah pandemi yang berlarut-larut.

Menurut data Worldometers per Selasa (4/5/2021), Laos mencatat 966 kasus infeksi tanpa adanya kematian. Nepal mencatat 343.418 kasus infeksi dan 3.362 kematian. Sementara Thailand 71.025 kasus infeksi dan 276 kematian.

[Gambas:Video ]

(sef/sef)