Jum. Apr 23rd, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Jangan Anggap Remeh! Sudah 27.000 Orang Wafat Akibat Covid-19

Suasana pemakaman di Tegal Alur, Jakarta, Selasa (5/1/2021). Penggalian lubang untuk korban meninggal Covid-19 di tempat Pemakaman Umum Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, hingga saat ini mencapai 60 lebih liang per hari. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, Indonesia – Angka kematian karena Covid-19 di Indonesia kembali cetak rekor, bertambah 346 orang hingga Kamis (21/1/2021) pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan data yang himpun Kementerian Kesehatan RI, dengan pertambahan tersebut maka kasus kematian akibat Covid-19 yang tercatat mencapai 27.203 orang.

Baca:

Anthony Fauci Bawa Kabar Kurang Baik Soal Vaksin Corona

Jumlah kasus kematian harian Kamis merupakan tertinggi sejak awal Maret 2020. Jumlah ini memecahkan rekor 308 kasus kematian dalam sehari yang tercatat pada 19 Januari.

Sementara itu, kasus harian bertambah 11.703 sehingga secara akumulatif jumlahnya mencapai 951.651 orang. Kasus baru ini ditemukan dari 43.725 orang yang selesai diperiksa pada periode yang sama. Artinya dari 4 tes Covid-19 yang dilakukan, ditemukan 1 kasus positif.

Baca:

Rekor! Tambah 346, Kematian Akibat Covid di RI Tembus 27.000

Sebagaimana diketahui, saat ini pemerintah tengah melakukan vaksinasi Covid-19 untuk mencapai herd immunity. Meski begitu, vaksinasi tidak dapat menjadi satu-satunya penyelesaian pandemi ini.

Masyarakat tetap harus melakukan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) yang diperkuat oleh 3T dari pemerintah (testing, tracing, treatment).

Epidemiologi dari Centre for Environmental and Population Health di Griffith University di Australia dr Dicky Budiman mengingatkan vaksin bukanlah penyelesaian utama dari pandemi ini, karena kedudukannya tetap tidak menggantikan 3T dan tidak akan efektif tanpa protokol kesehatan.

Selain itu, meski ada vaksin masih ada potensi penularan dari orang yang terkena dan belum ada vaksin yang mampu mencegahnya.

“Vaksin bukan ujung tombak pandemi tapi vaksin adalah strategi pendukung dalam pengendalian pandemi,” katanya.

Sementara itu, dari data Worldometers, RI berada di peringkat 19 negara dengan kasus corona terbanyak dunia. RI menjadi tiga negara teratas kasus, selain India (yang berada di posisi ke-2) dan Iran (di posisi ke-16).

[Gambas:Video ]

(sef/sef)