Daily Berita

Berita Indonesia Terbaru Hari Ini | Today's Latest Indonesia News

Kapan Herd Immunity Tercapai dan Pandemi Covid-19 Berakhir?

Jakarta, Indonesia – Di tengah pandemi Covid-19, ada salah satu istilah yang belakangan akrab di kalangan publik, yaitu herd immunity (kekebalan kelompok). Apabila herd immunity dicapai, maka pandemi bisa berakhir lebih lekas.

Salah satu jalan untuk mencapai herd immunity adalah melalui vaksinasi. Program itu saat ini digencarkan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Dikutip dari Healthline, herd immunity dapat terjadi ketika banyak orang dalam satu komunitas menjadi kebal terhadap penyakit menular sehingga menghentikan penyebaran penyakit. Penyebaran penyakit itu dapat dihentikan dengan dua acara:

a. Banyak orang tertular penyakit dan pada waktunya membangun respons kekebalan terhadapnya (kekebalan alami)

b. Banyak orang divaksinasi untuk melawan penyakit untuk mencapai kekebalan.

Baca:

Vaksin Terbatas, Mendag: Vaksinasi Tak Selesai 3,5 Tahun

Terdapat perdebatan di antara pemerintah, ahli, dan masyarakat menanggapi kedua cara tersebut. Hal yang dikedepankan oleh berbagai pihak adalah bagaimana pilihan tersebut tidak mencelakai dan dapat menyelamatkan banyak orang.

Hingga saat ini, dapat dikatakan vaksinasi Covid-19 menjadi harapan agar herd immunity tercapai agar dapat menghentikan penyebaran virus corona secepat mungkin. Tetapi, para ahli mengatakan orang masih bisa menyebarkan dan mengembangkan Covid-19 setelah mereka mendapatkan vaksin.

Setelah menerima vaksin, masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Melakukan vaksinasi ke sebanyak mungkin orang sedang diupayakan oleh berbagai pihak. Para ahli memperkirakan 70% hingga 90% orang mungkin perlu kebal terhadap virus untuk mencapai kekebalan kelompok.

Untuk mencapai hal di atas waktu yang diperlukan untuk mencapai kekebalan kelompok bergantung pada seberapa cepat vaksin diproduksi, dikirim, dan diberikan.

Berita selengkapnya >>> Klik di sini

[Gambas:Video ]

(miq/miq)