Kam. Apr 15th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Kebutuhan Gadget Naik, Pandemi Bikin Laba ERAA Melesat

foto : detikFoto/Grandyos Zafna

Jakarta, Indonesia – Emiten ritel ponsel, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 612 miliar pada tahun 2020. Perolehan tersebut meningkat 107,45% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 295,06 miliar.

Kenaikan laba bersih tersebut mengerek nilai laba per saham dasar dari sebelumnya Rp 92 per saham menjadi Rp 192 per saham.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan manajemen ERAA, sepanjang tahun 2020, perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 34,11 triliun atau naik 3,54% dari sebelumnya Rp 32,94 triliun.

Baca:

Saham ISAT-ERAA ‘Kesurupan’, Bank Amar Masuk Top Losers

Rinciannya, penjualan bersih ini dikontribusi dari meningkatnya penjualan telepon selular dan tablet menjadi Rp 26,03 triliun dari tahun sebelumnya Rp 25,64 triliun. Produk operator memberi kontribusi terhadap pendapatan sebesar Rp 4 triliun. Sementara itu, komputer dan peralatan elektronik lainnya serta aksesoris memberikan andil masing-masing sebesar Rp 1,55 triliun dan Rp 2,53 triliun.

Meski pendapatan mengalami kenaikan, ERAA mencatatkan penurunan beban pokok pendapatan sebesar 2,02% menjadi Rp

Rp 30,70 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp 30,09 triliun. Sehingga, laba kotor perseroan menjadi Rp 3,41 triliun, atau dibanding posisi akhir tahun 2019 sebesar Rp 2,85 triliun.

Sampai dengan 31 Desember 2020, total aset perseroan meningkat jadi Rp 11,21 triliun dari akhir 2019 sebesar Rp 9,75 triliun. Nilai ini, terdiri dari ekuitas sebesar Rp 5,69 triliun dan liabilitas sebesar Rp 5,52 triliun.

Baca:

Ini Harga Baru Saham ERAA Setelah Stock Split & Mulai 5 April

[Gambas:Video ]

(hps/hps)