Sab. Mei 15th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Ratu Elizabeth dan Kesendirian di Pemakaman Pangeran Philip

FILE - In this Nov. 18, 2007 file photo, Queen Elizabeth II and the Duke of Edinburgh at Broadlands. Prince Philip, the irascible and tough-minded husband of Queen Elizabeth II who spent more than seven decades supporting his wife in a role that both defined and constricted his life, has died, Buckingham Palace said Friday, April 9, 2021. He was 99. (Fiona Hanson/PA via AP, File)

Jakarta, Indonesia – Ratu Elizabeth II dari Britania Raya terlihat duduk sendirian saat pemakaman Pangeran Philip pada Sabtu (17/4/2021). Pemandangan ratu tersebut menjadi gambaran yang paling menyedihkan pada hari itu, yang juga disiarkan melalui tayangan televisi.

Ratu, yang akan berusia 95 tahun minggu depan, berpakaian serba hitam dan dengan masker wajah hitam berpotongan putih dalam pemakaman Pangeran Philip yang juga menjadi perayaan tujuh dekade pengabdiannya.

Elizabeth terlihat duduk sendirian dengan kepala tertunduk ketika suaminya selama 73 tahun diturunkan ke Royal Vault of St George’s Chapel dalam sebuah layanan yang dihadiri oleh bangsawan senior termasuk pewaris Pangeran Charles.

Akibat pembatasan virus corona di Inggris, hanya ada 30 pelayat di dalam kapel tersebut. Saat kebaktian dimulai pada pukul 3 sore waktu setempat, Perdana Menteri Boris Johnson melakukan keheningan selama satu menit, bersama dengan jutaan warga Inggris.

Baca:

Harganya Rp 211 M, Ini Tempat Megan Markle Lahiran Anak Kedua

Sebelum prosesi pemakaman, band-band militer ditempatkan di seberang alun-alun Kastil Windsor untuk memainkan musik pilihan pangeran, termasuk “I Vow To Thee My Country”, “Jerusalem” dan “Nimrod”.

“Kami telah terinspirasi oleh kesetiaannya yang tak tergoyahkan kepada Ratu kami, oleh pengabdiannya kepada Bangsa dan Persemakmuran, oleh keberanian, ketabahan dan keyakinannya,” kata Dekan Windsor David Conner, dikutip dari Reuters.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Pangeran Philip, yang secara resmi dikenal sebagai Duke of Edinburgh, sempat terbaring di rumah sakit. Ia kemudian meninggal pada usia 99 pada 9 April lalu.

Philip, yang menikahi Elizabeth pada tahun 1947, membantu ratu muda menyesuaikan monarki dengan perubahan waktu era pasca Perang Dunia Kedua karena hilangnya kekaisaran dan penurunan rasa hormat yang menantang keluarga kerajaan paling terkemuka di dunia.

Pada tahun 1997, ratu menggambarkan Philip sebagai “kekuatan dan bertahan” selama beberapa dekade pernikahan mereka. Dengan usianya yang sudah menginjak 94 tahun, ratu telah memerintah kerajaan selama 69 tahun.

[Gambas:Video ]

(mij/mij)