Sab. Jun 12th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Setelah Libur Panjang, IHSG Bisa Gak yah Tembus 6.000?

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, Indonesia – Pasar saham dalam negeri hanya dibuka dalam 2 hari perdagangan pada pekan lalu dan ditutup di Selasa (11/5/2021). Itu pun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan posisi terkoreksi 0,63% ke level 5.938,35.

Untuk perdagangan hari ini, Senin (17/5/2021) sejumlah sekuritas memprediksi pergerakan indeks akan berusaha bergerak menguat.

Meski saat ini masih belum ada sentimen dari dalam negeri yang akan mendorong pergerakannya, namun sentimen global serta rilis kinerja emiten masih akan ditunggu oleh pelaku pasar.

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan pasar saham dalam negeri bisa saja menguat terbatas. Sejumlah sentimen datang dari kenaikan pasar saham Amerika Serikat jelang akhir pekan lalu, setelah keluarnya data inflasi naik tinggi seperti yang ditakutkan oleh pelaku pasar sehingga pemulihan ekonomi ditakutkan akan lebih cepat.

Baca:

Libur Lebaran Selesai, Yuk Berburu Saham Cuan Pilihan Broker

Inflasi AS tersebut dinilai merupakan kenaikan tercepat sejak 2008, dan inflasi inti di Amerika juga menjadi kenaikan terbesar sejak 1982 silam.

Pekan ini pelaku pasar akan menantikan sejumlah data ekonomi dari Amerika dan juga FOMC minutes meeting (rapat bank sentral AS, The Fed) akan menjadi perhatian pada tanggal 20 Mei mendatang.

Reliance Sekuritas Indonesia mengatakan pasar saham Asia diprediksi akan bergerak menguat tipis karena penurunan harga komoditas dan data AS yang sedikit lebih rendah meredakan kekhawatiran investor tentang inflasi yang berlebihan.

Ancaman adanya kenaikan di pasar saham adalah serangkaian lockdown yang dilakukan di beberapa negara di Asia untuk menekan laju kenaikan kasus baru Covid-19.

Secara teknikal IHSG bergerak terkonsolidasi masih terus mencoba mengkonfirmasi break out resistance MA5 dan MA20 sebagai sinyal penguatan lanjutan membalikan arah tren bearish jangka pendek. Indikator Stochastic bergerak mendatar pada area dekat oversold dengan MACD yang terliat juga flat di area undervalue.

Dengan demikian diperkirakan IHSG masih akan berpotensi bergerak tertahan hingga melemah.

MNC Sekuritas memberikan peringatan untuk mewaspadai level support (batas bawah) IHSG yang berada di 5.883, selama IHSG masih mampu untuk berada di atas level tersebut, maka IHSG kami perkirakan berpeluang menguat untuk menguji kembali area 6.000-6.030.

Namun, bila IHSG terkoreksi secara agresif dan menembus level support tersebut, maka IHSG akan menuju ke 5.750-5.840.

Hari ini indeks diperkirakan akan bergerak di kisaran support 5.880 dan 5.735 serta resisten (batas atas) di 6.115 dan 6.230.

Baca:

Jet Lag! IHSG Berisiko ke Bawah 5.900 Pasca Libur Panjang

[Gambas:Video ]

(tas/tas)