Sel. Mei 18th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Siapa Terkuat, Gudang Garam-HMSP atau Bentoel dan Wismilak?

Jakarta, Indonesia – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia membawa dampak negatif yang signifikan bagi seluruh sendi perekonomian, tak terkecuali sektor industri rokok Tanah Air.

Selain itu, efek lanjutan dari pagebluk berkaitan dengan aturan pembatasan pergerakan orang alias PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), yang akhirnya turut mempengaruhi tingkat daya beli masyarakat.

Sejurus dengan itu, kondisi ekonomi yang serba sulit kala pandemi juga mempengaruhi perubahan prioritas belanja konsumen, salah satunya perubahan preferensi konsumen rokok ke produk-produk yang lebih terjangkau harganya alias downtrading.

Alhasil, hal tersebut membuat volume industri rokok cenderung menyusut sepanjang tahun lalu.

Baca:

Gugatan Merek! Gudang Garam vs Gudang Baru, UNVR vs Orang Tua

Lalu, bagaimana sebenarnya performa fundamental emiten-emiten rokok Ibu Pertiwi? Emiten mana yang kebal dari dampak pandemi dan mana yang paling menderita?

Tim Riset Indonesia akan membahas secara singkat kinerja keuangan empat emiten rokok raksasa yang melantai di bursa sepanjang 2020.

Keempat emiten yang dimaksud PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) dan PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA). Satu emiten yang tak masuk pembahasan yakni PT Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC).

Dari keempat emiten di atas, tiga di antaranya mencatatkan penurunan kinerja. Bahkan, ada satu emiten yang malah membukukan rugi bersih pada tahun lalu.

Adapun satu emiten malah berhasil ‘menerbangkan’ laba bersih perusahaan pada masa pandemi.

Mari kita bahas dari emiten yang paling boncos dahulu.

NEXT: Siapa paling boncos?

Baca:

Gudang Garam Buka-bukaan Soal Gugatan ke Rokok Gudang Baru