Sosok ‘Pembunuh’ Baru Toyota Avanza yang Jadi Mobil Terlaris

Toyota Avanza 1,3 E STD M/T yan dijual seharga Rp. 188.600.000 (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, Indonesia – Ketangguhan mobil Toyota Avanza di pasar Indonesia nampaknya kian hari mulai meluntur. Dalam setahun terakhir atau sejak pandemi corona (Covid-19) muncul di Indonesia, mobil ‘sejuta umat’ ini sudah tidak segarang dulu dalam hal penjualan.

Angka penjualan mulai menurun seiring bermunculannya mobil baru. Sejumlah mobil kini memiliki penjualan terus meningkat serta menggeser hagemoni Avanza dalam hal mobil terlaris.

Baca:

‘Otak’ Pajak 0%, Kemenperin Happy Penjualan Mobil ‘Terbang’

Berikut mobil-mobil tersebut:

Brio Satya

Mobil Brio Satya dan Brio RS menjadi mobil terlaris sepanjang 2020. Penjualan wholesales atau dari pabrik ke dealer Honda Brio sepanjang tahun 2020 mencapai 43.021 unit dengan gabungan Brio Satya dan Brio RS.

Perinciannya, Honda Brio Satya mencatat total penjualan sebanyak 31.713 unit. Sementara Honda Brio RS mengumpulkan penjualan sebanyak 11.308 unit.

“Bahkan Honda Brio berhasil menjadi mobil dengan penjualan tertinggi di Indonesia pada tahun 2020 dan tentu menjadi prestasi yang sangat membanggakan kami,” kata Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM PT Honda Prospect Motor Yusak Billy beberapa waktu lalu.

Selain pasar dalam negeri, PT HPM juga telah melakukan ekspor Honda Brio ke Filipina dan Vietnam, dengan total pengiriman 5.970 unit pada 2020.

Baca:

Selain Honda, Pabrikan Ini Siap Bikin Mobil Listrik di RI

Suzuki Carry Pick-Up

Suzuki Carry Pick-Up menjadi mobil pilihan utama untuk kendaraan niaga. Sepanjang 2020, mobil ini menempati posisi kedua yang mencapai 37.109 unit, satu tingkat di atas Toyota Avanza yakni 35.754 unit.

4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, mengatakan kendaraan komersial seperti Suzuki Carry penurunan penjualannya tak terlalu dalam dibanding kendaraan penumpang lainnya. Konsumen low pick up kebanyakan adalah sektor Usaha mikro kecil menengah (UMKM), pedagang, petani, perkebunan dan sebagainya yang merupakan kebutuhan dasar.

“Tipikal pembeli kendaraan komersial sama kendaraan passenger itu agak berbeda. Kalau komersial kan karena kebutuhan bisnis ya. Jadi kalaupun mereka menunda (pembelian mobil) pasti ada risiko bisnisnya. Jadi yang mereka lakukan adalah mereka tetap melakukan pembelian,” kata Donny beberapa waktu lalu.

Toyota Rush

Pasar Low Sport Utility Vehicles (LSUV) mulai makin diminati masyarakat. Selain Toyota Rush, hanya ada beberapa yang bermain yakni Daihatsu Terios, Mitsubishi Xpander Cross, Glory 560, Honda BR-V, dan Suzuki XL7.

Rush menjadi mobil terlaris di segmen ini dengan penjualan mencapai 29.361 unit sepanjang 2020. Pada bulan Februari lalu, penjualannya pun ada di atas Avanza dengan 2.160 unit. Bukan tidak mungkin, seiring bertumbuhnya pasar di segmen ini, penjualannya bisa menggilas Avanza yang trennya mulai menurun.

Nissan Livina

Penjualan Nissan Livina secara mengejutkan mampu berada di peringkat pertama penjualan mobil wholesales atau dari pabrik ke diler dengan angka mencapai 6.338 unit pada Agustus 2020. Nissan Livina mampu jadi ‘silent killer’ bagi Avanza yang hanya mampu bercokol di posisi ke-17 kala itu.

Pertumbuhan penjualan All New Livina meroket dari bulan sebelumnya yang hanya terjual 114 unit. Di pasar beredar, penjualan All New Livinapada Agustus terdongkrak karena program diskon besar-besaran oleh para dieler. Diskon yang diberikan mencapai puluhan juta rupiah.

Beberapa situs jual beli online menunjukkan bahwa mobil hasil kolaborasi dengan merek Mitsubishi Expander ini masih dijual untuk keluaran tahun 2019. Misalnya All New Nissan Livina 1.5 VE AT diskon kisaran Rp 44 Juta.

[Gambas:Video ]

(sef/sef)