Jum. Apr 23rd, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Usai Istana, Ini yang Dibangun Duluan di Ibu Kota Baru NKRI

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, Indonesia – Kantor pusat pemerintahan akan menjadi salah satu fokus pertama pemerintah dalam pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, Istana Presiden menjadi bangunan pertama yang akan dibangun.

Selanjutnya adalah kantor pusat pemerintahan dan tempat tinggal bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga akan pindah ke sana.

“Kalau ada perumahan maka perlu tentu pendukung untuk aktivitas perumahan kehidupannya. Maka tentu supply makanan, ada mixed use mall, market, dan seterusnya. Selayaknya sebuah kota kecil yang dimulai bertahap,” jelas Suharso dalam program Closing Bell Indonesia, dikutip Jumat (19/3/2021).

Dalam rencananya, kata Suharso, ada kurang lebih sekitar 500 ribu hingga 700 ribu jumlah penduduk yang kemungkinan akan tinggal di IKN yang baru.

Baca:

Bappenas: Ekonomi RI Kontraksi Tapi Tak Terpuruk Dalam

Sebelumnya, Suharso juga berharap upacara peringatan 17 Agustus 2024 bisa dilaksanakan di IKN. Peringatan bersejarah ini pun langsung dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Tanggal 17 Agustus 2024 itu Presiden bisa melaksanakan peringatan 17 Agustus di ibu kota negara yang baru,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (17/3/2021).

Menurutnya, harapan ini bisa terjadi jika proses pemulihan ekonomi berjalan dengan baik. Seperti program vaksinasi yang sedang dijalankan sehingga bisa mencapai herd immunity.

Pemindahan IKN ke Kabupaten Penajam Paser Utara & Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur ini juga akan sangat membantu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui 6 klaster ekonomi dan 2 klaster pendukung.

Dengan pemindahan IKN setidaknya bisa meningkatkan ekonomi regional menjadi 4-5 kali lipat atau setara dengan US$ 180 miliar. IKN juga diyakini akan mampu menciptakan 4,3 sampai 4,8 juta lapangan pekerjaan di Kalimantan Timur pada 2045 mendatang.

[Gambas:Video ]

(miq/miq)