Sel. Mei 18th, 2021

DAILY BERITA

News, Events & Stories in Indonesia

Waspada, Hawa Pelemahan Rupiah Mulai Terasa

Ilustrasi Penukaran Uang (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya akan melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda depresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF).

Berikut kurs dolar AS di pasar NDF beberapa saat usai penutupan perdagangan pasar spot akhir pekan lalu dibandingkan hari ini, Senin (19/4/2021), mengutip data Refinitiv:

Periode

Kurs16 April (15:02 WIB)

Kurs 19 April (08:00 WIB)

1 Pekan

Rp14.527,9

Rp 14.­559

1 Bulan

Rp14.565

Rp 14.615

2 Bulan

Rp14.622

Rp 14.668

3 Bulan

Rp14.678

Rp 14.715

6 Bulan

Rp14.847

Rp 14.880

9 Bulan

Rp 15.007

Rp 15.060

1 Tahun

Rp 15.206,8

Rp 15.230

2 Tahun

Rp 15.964

Rp 15.965,2

 

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) yang kali terakhir diperbarui pada 16 April pukul 14:55 WIB:

Periode

Kurs

1 Bulan

Rp 14.600

3 Bulan

Rp 14.620

Baca:

BI Sudah Jadi De Bruyne, Perbankan Jadi Harry Kane Dong!

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.

Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah.

Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu selalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing.

Baca:

Sentimen-Sentimen Ini Bikin Pasar Belum Tenang Pekan Depan!

TIM RISET INDONESIA

(aji/aji)